Thursday , November 26 2020
Home / Indeks Berita / Terapkan Protokol Kesehatan, Proyek OCBD Bogor Tetap On Track

Terapkan Protokol Kesehatan, Proyek OCBD Bogor Tetap On Track

PERUMAHAN – Di tengah pandemi Covid-19, sejumlah pengembang properti tetap konsisten melanjutkan pengerjaan proyek-proyek yang ada. Proses pembangunan tersebut tetap mematuhi protocol kesehatan yang dianjukar pemerintah serta melakukan social distancing.

Chief Marketing Officer PT Olympic Bangun Persada, Imelda Fransisca mengungkapkan, Kendati dalam masa Pandemic Covid-19 kami masih tetap melakukan proses pembangunan pada proyek pengembang kawasan terpadu (mixed use development) One Central Business District (OCBD) di Kota Bogor, Jawa Barat. Bahkan proyek seluas 22,9 hektare tersebut terus digenjot.

BACA JUGA :   Segera Beroperasi, AEON MALL Sentul City Gelar Penanaman Pohon

Dari pantauan dilapangan, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah, pembangunan proyek tersebut bisa on track sesuai rencana yang ditentukan. “Ini merupakan bukti nyata bahwa kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dan serah terima unit tepat waktu. Selain itu, sebagai jaminan keamanan serta kenyamanan bagi kebutuhan investasi maupun tempat tinggal masyarakat di kawasan OCBD Bogor,” tutur Imelda Fransisca, melalui keterangan  pers yang diterima redaksi Senin (31/8/2020).

Dia mengklaim, OCBD merupakan proyek properti terpadu pertama yang mengintegrasikan hunian landed maupun apartemen modern dan eksklusif, lifestyle & entertainment, hotel, serta Central Business District (CBD) area di Kota Bogor. Dengan menawarkan konsep layanan one stop living serta ditunjang berbagai fasilitas bertaraf internasional guna mewujudkan kehidupan yang moderan, nyaman dan berkualitas.

BACA JUGA :   Fantastis Hari Pertama launching HYDE Residence Terjual 70%

“OCBD akan menjelma sebagai CBD pertama di Kota Bogor, kami akan mewujudkannya. Karenanya, meski masih dalam Pandemi Covid-19 kita tetap komitmen untuk terus mengerjakan pembangunan secara bertahap,” cetus Imelda.

Wanita yang kerap disapa Imelda ini, menjelaskan, saat ini progres proyek yang diperkirakan bakal menelan dana investasi sebesar Rp6,5 triliun tersebut sudah memasuki pembangunan rumah pada residensial sebanyak 404 unit, yang mencakup Pine Garden (271) dan Virginia Pine (133).

Kawasan ini dikembangkan dengan tiga fase pembangunan. Selanjutnya, akan menyelesaikan pembangunan 12.000 unit apartemen, 584 unit office,  483 rooms hotel, 38 unit komersial, rumah sakit, sarana pendidikan – sekolah dasar hingga universitas.

BACA JUGA :   Target 210 Ribu Rumah MBR, REI Siapkan Jurus

Dari total hunian yang akan kami bangun, saat ini sudah rampung dan siap huni sebanyak 68 unit. “Kami berharap Pine Garden dan Virginia Pine bisa serah terima unit lebih cepat dari sebelumnya, setidaknya bisa dilakasanakan secara bertahap mulai tahun ini. Untuk menambah keyakinan konsumen, sertifikat dan IMB sudah dipecah per-unit,” imbuhnya.

Untuk memudahkan kepemilikan hunian serta jenis properti lain, tambah Imelda, pihaknya menggandeng sejumlah bank ternama seperti Bank Negara Indonesia (BNI), Mandiri, dan Bank BTN. “Bekerjasama dengan bank tersebut, kami menawarkan program promo New Normal Offer Disc 45%, Get Lucky Dip up to IDR750 Million & Fine Gold 25 gram,” pungkasnya.

Check Also

tol layang makassar

Jalan Tol Layang AP Pettarani Bantu Kelancaran Arus Logistik di Makassar

DAERAH – Kapasitas jalan pada kawasan perkotaan metropolitan terus ditambah. Salah satu ruas yang siap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 174

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link