Tuesday , 31 March 2020
Home / Breaking News / 39 Puteri Indonesia 2020 Ikuti Pengenalan Aktifitas di Pasar Modal

39 Puteri Indonesia 2020 Ikuti Pengenalan Aktifitas di Pasar Modal

39 Puteri Indonesia yang mewakili 34 provinsi mengikuti kegiatan literasi finansial di Bursa Efek Indonesia (BEI)

UMUM – Sebanyak 39 Puteri Indonesia yang mewakili 34 provinsi mengikuti kegiatan literasi finansial di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 5 Maret 2020. Agenda tersebut merupakan rangkaian kegiatan Pemilihan Puteri Indonesia 2020, yang salah satunya adalah pembekalan literasi finansial, khususnya di industri pasar modal.

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang didirikan oleh Ibu BRA Dr. Hj. Mooryati Soedibyo selaku penyelenggara Pemilihan Puteri Indonesia 2020 yang bekerja sama dengan PT Mustika Ratu Tbk, menyebutkan kegiatan literasi finansial ini bertujuan agar para finalis kelak bisa membagikan ilmunya ke masyarakat di daerahnya masing-masing dan harapannya dapat membantu membangkitkan lebih lagi antusiasme serta optimisme seluruh masyarakat kepada Pasar Modal Indonesia.

BACA JUGA :   Bank DKI Targetkan Pengguna JakOne Mobile Tembus 1 juta Orang Tahun Ini

Bersama dengan Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (Dewan APRDI), pembekalan ini diisi oleh materi mulai dari pilihan produk investasi pasar modal, peluang dan tantangan investasi, sampai dengan pengetahuan akan risiko dan lembaga pengawas berwenang untuk kegiatan investasi.

Ketua Pemilihan Puteri Indonesia 2020 YPI Kusuma Ida Anjani mengatakan, hal ini merupakan kali pertama bagi Puteri Indonesia 2020 untuk mendapatkan pemaparan langsung dari ahli di industri pasar modal. Tujuan workshop hari ini adalah agar para finalis bisa menjadi perpanjangan tangan atas salah satu misi pemerintah Indonesia, yakni mempercepat penetrasi literasi dan inklusi keuangan di seluruh provinsi tanah air.

BACA JUGA :   PUPR Bentuk Satgas Pemantauan Program Satu Juta Rumah

“Kami percaya seluruh 39 Puteri Indonesia 2020 cerdas dan berbakat ini bisa melahirkan program-program yang spesifik yang dapat mengoptimalkan segala bentuk potensi di daerahnya masing-masing. Karenanya, kegiatan ini kami rasa bisa menjadi agenda berkelanjutan di masa depan,” tutur Kusuma Ida Anjani dalam keterangan tertulis.

Ketua Asosiasi Penasihat Investasi Indonesia (APII) yang juga Presidium Dewan APRDI Ari Adil menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi keinginan dari YPI untuk melakukan kegiatan edukasi dengan para Puteri Indonesia 2020 “Semoga ilmu yang didapatkan hari ini bisa bermanfaat dan menginspirasi para Puteri Indonesia 2020 untuk membangkitkan antusiasme, optimisme dan rasa percaya masyarakat terhadap produk-produk investasi di pasar modal,” kata Ari Adil.

BACA JUGA :   Catatkan Saham Di BEJ, Repower Asia Targetkan Pendapatan Naik 190%

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa Effennita Rustam, menyebutkan aktivitas investasi di pasar modal masih didominasi oleh laki-laki. Dari 2.484.354 investor di pasar modal, komposisi investor perempuan di pasar modal masih 40:60 dibandingkan laki-laki; dari komparasi jumlah aset bahkan lebih kecil lagi, yaitu 21% perempuan dan 79% laki-laki dari total aset di investor ritel di pasar modal yang saat ini mencapai total 430 triliun rupiah.

Putri Indonesia 2020
Para Puteri Indonesa serius mengikuti pembekalan

“Melalui literasi finansial bagi para Puteri Indonesia 2020, kami ingin menitipkan pesan kepada masyarakat Indonesia untuk mulai membekali diri dengan edukasi mengenai pengelolaan keuangan demi masa depan yang lebih terjamin, terutama kaum wanita. Hal ini disebabkan karena perempuan memegang peran penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, yang tentunya membutuhkan pemahaman yang baik mengenai investasi,” jelas Risa.

BACA JUGA :   PP Properti Tawarkan Evenciio Di IPEX 2017

“Kami juga ingin masyarakat paham bahwa setiap pilihan investasi mengandung risiko, karenanya masyarakat harus mengetahui lembaga-lembaga terpercaya agar terhindar dari investasi ilegal yang menawarkan imbal hasil tinggi yang tidak rasional,” kata Risa.

Berdasarkan data survei Narasi TV tahun 2019, banyak masyarakat disinyalir kesulitan menabung karena 31% uangnya digunakan untuk berbelanja, 24.3% untuk cicilan, 18.5% untuk hangout, 4.7% untuk jalan-jalan, dan 10.6% untuk hobi.

BACA JUGA :   Pekan Ini Menguat, Broker Rekomendasikan Saham ADHI dan WSKT

Karenanya, menumbuhkan kesadaran dalam pengelolaan keuangan melalui investasi perlu terus ditingkatkan dalam berbagai pendekatan. Risa menambahkan, di Indonesia, investasi pasar modal merupakan instrumen investasi yang aman dan dilindungi oleh regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO). Kantor regional OJK dan perwakilan BEI pun sudah tersebar di setiap daerah.

“Melalui kegiatan literasi finansial kepada para Puteri Indonesia 2020, diharapkan  ke 39 finalis Puteri Indonesia ini dapat menjadi kepanjangan tangan BEI untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap investasi yang benar di daerahnya masing-masing agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi ilegal,” tutup Risa.

Check Also

Solusi Hubungan Kerja Pengusaha dan Pekerja Akibat Covid-19

OPINI – Aktivitas bisnis saat ini baik lokal maupun nasional, dengan adanya Pandemik COVID-19 saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 169

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link