Property & Bank

Menteri Agama Resmikan Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City, Berkapasitas 7.000 Jamaah

Masjid Raya Baitul Mukhtar
Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar (kanan) melakukan seremoni penandatanganan prasasti Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City

Propertynbank.com – Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) meresmikan Masjid Raya Baitul Mukhtar, sebuah rumah ibadah megah yang kini menjadi ikon baru di kawasan West BSD City.

Dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare dengan luas bangunan 9.581 meter persegi, masjid ini mampu menampung hingga 7.000 jamaah dan hadir sebagai pusat spiritual dan sosial bagi masyarakat sekitarnya.

Nama Baitul Mukhtar berasal dari bahasa Arab, dengan makna rumah orang-orang terpilih. Filosofi ini mencerminkan harapan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat penyebaran nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin—mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

Peresmian masjid ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, seperti Nasaruddin Umar (Menteri Agama RI), Jusuf Kalla (Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia), Mochamad Maesyal Rasyid (Bupati Tangerang), serta pimpinan YMSML yakni Saleh Husin dan Bambang Setiawan, bersama jajaran Muspida Kabupaten Tangerang.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya masjid ini. “Saya berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang lahirnya kader-kader bangsa dan umat yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.

Baca Juga : Perdalam Teknologi AI, SML Gelar DNA Masterclass 2025 Melalui Digital Hub

Sementara itu, Jusuf Kalla menegaskan pentingnya masjid sebagai pusat pemberdayaan. “Indonesia memiliki jumlah masjid terbanyak di dunia, namun peran sosial-ekonominya perlu terus dihidupkan. Masjid Raya Baitul Mukhtar diharapkan menjadi contoh baik bagi pengelolaan masjid yang produktif dan bermanfaat bagi umat,” tuturnya.

Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Sinar Mas Land. “Masjid ini bukan hanya simbol spiritualitas, tapi juga penyeimbang pembangunan fisik dan rohani. Semoga terus menjadi pusat syiar Islam dan pemberdayaan umat di wilayah kami,” ujarnya.

Chairman Sinar Mas Land, Muktar Widjaja, menyatakan bahwa pembangunan masjid ini sejalan dengan visi BSD City sebagai kota modern yang memperhatikan keseimbangan hidup. “Kami ingin menyediakan ruang ibadah yang nyaman dan menjadi pusat interaksi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan toleransi,” ujarnya.

Baca Juga : Kawasan Komersial Premium Tanatara Business Avenue BSD City Ditawarkan Mulai Rp9 miliaran

Saleh Husin, Ketua Umum YMSML, menambahkan bahwa kehadiran masjid ini merupakan kelanjutan dari komitmen yayasan dalam membumikan nilai-nilai Islam di tengah keluarga besar Sinar Mas. “Kami ingin masjid ini menjadi simbol persaudaraan, pusat pembelajaran, dan ruang silaturahmi bagi umat,” ucapnya.

Arsitektur Islami Masjid Raya Baitul Mukhtar

Masjid Raya Baitul Mukhtar hadir dengan desain arsitektur kontemporer yang memadukan unsur keislaman dan budaya lokal. Atap berbentuk Joglo dengan lima tingkatan merepresentasikan rukun Islam, sementara bentuk mihrab terinspirasi dari Ka’bah. Fasadnya menampilkan motif Batik Banten dan elemen geometris Islam. Menara masjid setinggi 45 meter juga mengadopsi bentuk belah ketupat khas motif Sabakingking.

Baca Juga : Sejumlah Tokoh Perumahan dan Mitra Kerja Raih Penghargaan di Hapernas 2025

Sebagai fasilitas publik, masjid ini dilengkapi ruang serbaguna berkapasitas 1.200 orang, area wudhu untuk 140 orang, serta area parkir untuk hampir 500 kendaraan termasuk bus. Keberadaannya juga akan berdampingan dengan Gereja Santo Benedictus, yang akan dibangun oleh Keuskupan Agung Jakarta, sebagai simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di BSD City.

Masjid ini memiliki lokasi yang strategis di jantung West BSD City dan dapat diakses melalui jaringan tol utama seperti Tol Serpong-Balaraja, Tol Jakarta-Merak, Tol Serpong-Cinere, dan Tol JORR yang terintegrasi hingga Tol Japek dan Jagorawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan