Property & Bank

BP Tapera Gandeng PWI, Sosialisasi Penyaluran Rumah Subsidi untuk Wartawan

bp tapera
Anggota PWI mendapatkan fasilitas rumah subsidi

Propertynbank.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus meningkatkan upaya menghadirkan akses informasi pembiayaan perumahan bersubsidi bagi masyarakat, khususnya kalangan jurnalis. Hal itu diwujudkan melalui Sosialisasi Program Percepatan Penyaluran Rumah Subsidi bagi Wartawan yang diselenggarakan di Kantor PWI Pusat, Selasa (9/12).

Acara ini dihadiri oleh Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, jajaran Pengurus Harian DPP PWI, perwakilan Bank BTN sebagai bank penyalur, serta para Ketua Umum DPD PWI dari seluruh Indonesia yang bergabung secara daring.

Dari BP Tapera, hadir Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana, Sid Herdi Kusuma, bersama Plt Direktur Pemanfaatan Pembiayaan dan Layanan Digital, Alfian Arif, yang berperan sebagai narasumber utama.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara pimpinan PWI dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) beserta Komisioner BP Tapera. Pertemuan tersebut sebelumnya menyoroti kebutuhan percepatan akses hunian bagi pekerja media.

Dalam pemaparannya, Sid Herdi Kusuma menegaskan bahwa penyediaan rumah yang layak dan terjangkau merupakan mandat negara yang dijalankan BP Tapera melalui skema pembiayaan APBN. Program ini diperuntukkan bagi seluruh segmen masyarakat berpenghasilan tetap maupun tidak tetap, selama belum memiliki rumah pertama.

Ia berharap kesempatan ini dimanfaatkan oleh anggota PWI agar dapat ikut berkontribusi pada pencapaian Program Tiga Juta Rumah, salah satu prioritas nasional pemerintahan Prabowo–Gibran.

Peran Media

Sementara itu, Alfian Arif menekankan pentingnya peran media dalam mendorong kesadaran publik mengenai manfaat program perumahan bersubsidi. Menurutnya, semakin kuat persebaran informasi yang benar dan terstruktur, semakin besar keberhasilan program.

Ia turut memaparkan fitur KPR Sejahtera FLPP, antara lain Uang muka mulai 1%, Bunga tetap 5% sepanjang tenor, Angsuran sekitar Rp1 jutaan, Tenor hingga 20 tahun, Termasuk perlindungan asuransi jiwa.

Baca Juga : Dorong Tercapainya Program 3 Juta Rumah, Menteri PKP Siap Dikritik

Ia juga menjelaskan bahwa skema penyaluran menggunakan mekanisme executing, sehingga masyarakat mengajukan KPR langsung ke bank penyalur seperti BTN.

Untuk memastikan ketepatan sasaran dan kualitas hunian, BP Tapera bersama pemerintah mengembangkan ekosistem digital, yaitu SIRENG yakni registrasi dan pengawasan pengembang, SIKASEP, pengajuan KPR subsidi secara digital, SIKUMBANG, pemetaan hunian siap huni dan data pengembang. Sistem ini dirancang agar proses menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Sebagai langkah konkret, BP Tapera, PWI, dan BTN sepakat menyiapkan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mempermudah anggota PWI mendapatkan fasilitas rumah subsidi. Melalui kolaborasi ini, pihak terkait berupaya memastikan proses appraisal lebih mudah, serapan kuota meningkat, serta tata kelola tetap aman dan tidak menimbulkan beban hukum.

Baca Juga : Penyewa Asal Tiongkok Mendominasi Permintaan Lahan Industri di Jabodetabek

“BP Tapera menegaskan komitmennya untuk terus melakukan sosialisasi dan meningkatkan kualitas layanan, sehingga semakin banyak masyarakat, termasuk para jurnalis, dapat mewujudkan kepemilikan rumah pertama yang layak, aman, dan terjangkau,” pungkas Alfian Arif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan