Wednesday , April 14 2021
Home / Breaking News / Genjot Penyaluran KPR FLPP Tahun 2021, BNI Akad Kredit Massal 4.675 Peserta

Genjot Penyaluran KPR FLPP Tahun 2021, BNI Akad Kredit Massal 4.675 Peserta

Akad kredit massal KPR FLPP oleh BNI sebanyak 4.675 peserta

PEMBIAYAAN – Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2021 sebesar Rp19,1 triliun.

Dengan anggaran sebesar itu, PPDPP akan menyalurkan FLPP untuk 157.500 unit rumah. Hal ini tentu saja merupakan tantangan Badan Layanan Umum (BLU) tersebut. Oleh karena itu, PPDPP bersama para stakeholder, yaitu bank pelaksana dan para pengembang perumahan, saling bahu membahu guna mewujudkan target tersebut,

Dalam rangka meningkatkan dan mempercepat proses penyaluran pembiayaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) itu, Bank BNI, sebagai salah satu bank penyalur FLPP tahun 2021 pada tanggal 30 Maret 2021 menggelar Akad Kredit sekaligus penandatanganan PKS Pengembang Rumah Subsidi yang dilaksanakan secara massal dan serentak di seluruh wilayah.

Kegiatan di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ini tampak hadir Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heri Poerwanto yang didampingi Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin dan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

BACA JUGA :   Pemkab Teluk Bintuni Ajukan Usulan Bantuan Bedah Rumah dan Rumah Khusus

Peserta akad kredit massal tersebut sebanyak 4.675 yang tersebar di 17 wilayah dan 56 kota, yaitu seperti Medan, Tanjung Balai Asahan, Tebing Tinggi, Padang, Rengat, Tanjung Balai Karimun, Pekanbaru, Palembang, Jambi, Bengkulu, Tanjung Karang, Lubuk Linggau, Pangkal Pinang, Purwakarta, Cianjur, Garut, Sukabumi, Tasik, Sumedang, Majalaya, Semarang, Pekalongan, Tuban, Pamekasan, Gresik, Makasar, Pare – Pare, Sengkang, Kendari, Polewalli, Denpasar, Mataram, Barabai, Banjarbaru, Sampit, Palangkaraya, Pangkalan Bun, Muara Teweh, Jakarta, Jababeka, Serang, Boyolali, Solo, Purbalingga, Wonosobo, Wonogiri, Probolinggo, Banyuwangi, Kediri, Manado, Tomohon, Gorontalo, Palu, Sorong, Jayapura

Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Ronny Venir mengatakan, sejak tahun 2011 hingga 31 Desember 2020, BNI telah menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp3,75 triliun untuk 38.293 unit rumah subsidi. Sedangkan pada tahun 2021, BNI dipercaya untuk  menyalurkan 17.500 unit rumah subsidi dengan nominal KPR sebesar Rp 2,5 triliun. “FLPP saat ini menjadi engine kredit konsumer di BNI, kami saat ini menempati posisi kedua sebagai bank penyalur KPR subsidi” ujar Ronny.

Sementara itu, Anne Ratna Mustika menguraikan, sebagai kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat, Pemerintah Daerah Purwakarta memberikan dukungan berupa kemudahan regulasi dengan menyediakan Mall Pelayanan Publik untuk memudahkan proses perizinan. Selain itu dalam mendukung hunian dan lingkungan yang layak Pemerintah Daerah Purwakarta juga telah menerbitkan aturan daerah yang mengatur lima hal, yaitu lebar akses jalan, pengelolaan sampah, fasilitas kesehatan warga, sanitasi, dan fasilitas kegiatan keagamaan,

“Kami berharap pemerintah pusat untuk dapat terus memperkuat regulasi yang dapat mewajibkan para pengembang untuk melengkasi fasilitas umum dan fasilitas sosial kepada masyarakat” imbuh Anne.

BACA JUGA :   It's Time to Buy Saat Corona, Jakarta Garden City Gelar Promo dan Diskon

Pada kesempatan itu, Eko D. Heri Poerwanto menyampaikan bahwa saat ini sektor properti menjadi rigid sektor, meliputi konstruksi dan realestate yang dapat menimbulkan multiplier effect atas pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan berbagai usaha mikro dan menengah untuk menghasilkan bahan baku bangunan maupun tenaga “KPR Subsidi menjadi soko guru tumbuhnya perekonomian di Indonesia, kami mengapresiasi para stakeholder yang saat ini terus bahu membahu menjaga sektor perumahan ini tetap berjalan” ujar Eko.

Eko berpesan kepada para peserta akad kredit massal, usai melaksanakan akad para masyarakat yang melakukan akad diminta untuk segera menghuni dan memelihara rumahnya. Selain itu Eko juga meminta mengecek kondisi rumah untuk memastikan bahwa seluruh unsur rumah berfungsi dan layak. Diantaranya seperti fungsi pintu dan jendela yang bekerja dengan normal hingga fasilitas listrik dan air yang harus ada.

Sebagai informasi, berdasarkan catatan realisasi per tanggal 30 Maret 2021, PPDPP telah menyalurkan FLPP sebesar Rp2,29 triliun untuk 21.030 unit rumah atau 13,5% dari target tahun 2021. Sehingga realisasi penyaluran FLPP dari tahun 2010 hingga per 30 Maret 2021 telah mencapai Rp57.888 triliun untuk 785.885 unit rumah.

Check Also

Pastikan Efektif Juli 2021, PPDPP Nyatakan SiPetruk Sudah Bisa Diunduh

PROPERTI – Walaupun masih muncul pro dan kontra dikalangan pengembang properti, Badan Layanan Umum (BLU) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 177

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link