Home / Indeks Berita / Indonesia dan Hongaria Sepakati Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur

Indonesia dan Hongaria Sepakati Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur

Hongaria siap dukung pembangunan infrastruktur Indonesia

INFRASTRUKTUR – Pemerintah Indonesia melakukan kerjasama dengan Pemerintah dalam program pembangunan infrastruktur.

Hal ini menjadi topik utama saat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan bersama Duta Besar Hongaria untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN Judit Pach melakukan pertemuan, untuk melaporkan pembentukan Indonesia – Hungary Investment Fund (IHIF) oleh Pemerintah Hongaria beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   Jalankan Strategi Dengan Tepat, Laba Bank BTN Kuartal III/2020 Naik 39,72%

Menteri PUPR memberikan apresiasi kepada Pemerintah Hongaria yang menginisiasi pembentukan IHIF sebagai salah satu bentuk kerja sama antara kedua negara. Kehadiran IHIF, kata Basuki adalah dalam rangka mensukseskan pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui dukungan finansial.

Dirinya menyetujui usulan Hongaria untuk mempercepat pembentukan IHIF dengan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja). Working Group juga melibatkan Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kedutaan Hongaria dan Indonesia Investment Authority (INA).  “Kementerian PUPR fokus pada proyek infrastrukturnya, dan untuk masalah keuangan kewenangannya berada di Kementerian Keuangan,” kata Basuki.

Kementerian PUPR mendapat APBN sebesar Rp 623 triliun pada 2020 hingga 2024. Tapi, kebutuhan investasi untuk infrastruktur mencapai Rp 2.035 triliun. Maka, untuk memenuhi kekurangan dana ini diperlukan skema investasi pembiayaan, salah satunya melalui IHIF yang perjanjian kerjasamanya telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Indonesia dan Hongaria pada 16 Februari 2021 lalu.

Dikatakan Basuki, pemerintah Hongaria telah menyiapkan dana sebesar 250 juta USD melalui pendanaan IHIF yang harus dialokasikan paling lambat pada 30 Juni 2021. “Tugas pokja adalah mempercepat proses pendanaan dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk penggunaan dananya,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Dukung Produktivitas Pariwisata, Infrastruktur Di 5 KSPN Terus Dibangun

Sementara itu, Judit Pach mengatakan Hongaria dapat menambahkan on going project dalam IHIF serta menjanjikan produk yang berkualitas dan kompetitif terkait Hongarian content. Hal ini, sambungnya akan diatur dalam term of financing IHIF.

Check Also

rumah

Dorong Pemulihan Properti, Ini 8 Langkah dan Stimulus Usulan Apersi

Sekretaris Jenderal APERSI (Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia) Daniel Djumali PROPERTI – Dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 180

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link