
Propertynbank.com – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menerima surat resmi pengunduran diri Raden Mas Aris Santosa dari posisi Komisaris Utama pada tanggal 18 Desember 2025. Hal ini karena dirinya menempati posisi baru sebagai Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni.
Dikutip dari ANTARA, WSBP memastikan adanya pengunduran diri tersebut, tidak akan mengganggu operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun keberlangsungan usaha, dengan tetap menekankan komitmen perusahaan pada Good Corporate Governance (GCG), transparansi dan kesinambungan bisnis.
Sesuai aturan korporasi, WSBP akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 90 hari sejak tanggal penerimaan pengunduran diri untuk memilih sosok Komisaris Utama yang definitif.
Raden Mas Aris Santosa merupakan profesional senior dengan pengalaman kuat dalam pengawasan keuangan, pengelolaan SDM, dan tata kelola organisasi pemerintahan. Posisi baru di Pelni menempatkan beliau sebagai pucuk pimpinan badan usaha pelayaran nasional, sebuah peran kunci dalam strategi transportasi laut nasional.
Baca Juga : Raker dan Gathering Journalist Media Network di Bandung, Matangkan Strategi Bisnis 2026
Sebelumnya diberitakan juga, hingga November 2025, WSBP berhasil mencatat nilai kontrak baru hingga sekitar Rp1,3 triliun, menunjukkan keberlanjutan perolehan proyek meskipun dalam lingkungan bisnis yang menantang.
Dikutip dari suara.com, perseroan juga fokus pada transformasi bisnis dengan diversifikasi segmen usaha, termasuk produk beton precast, beton readymix, serta keterlibatan di proyek infrastruktur besar seperti Jalan Tol Trans Sumatera dan LRT Jakarta.
Sementara itu, target pendapatan perusahaan di 2026 diproyeksikan masih menguat, dengan upaya meningkatkan efisiensi operasional dan memenangkan lebih banyak tender proyek pemerintah, BUMN, dan swasta.
















