Property & Bank

Lengkapi Ekosistem Komersial di Gading Serpong, Paramount Land Bangun Mal

Aniva, paramount land
Kawasan Aniva Gading Serpong

Propertynbank.com – Paramount Land kembali mencatat penjualan fantastis dengan sukses menjual habis Grand Boulevard Aniva dalam waktu singkat. Hal ini makin memperkuat Paramount Land sebagai pengembang terdepan di kawasan Gading Serpong, dengan pengembangan kawasan komersial yang dinamis dan inovatif.

Melalui strategi yang matang, Paramount Land memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi properti ruko yang kini dinilai lebih cepat menghasilkan dibandingkan rumah tinggal. Tak tanggung-tanggung, Grand Boulevard Aniva terjual habis dalam 5 tahap sekaligus. Hebatnya lagi, semua unit habis sebelum diperkenalkan kepada property agent yang selama ini ikut membantu penjualan properti yang dikembangkan Paramount Land.

“Luar biasa sekali produk Grand Boulevard Aniva ini. Kami belum sempat melakukan product knowledge, tapi unit-unit ruko yang akan dipasarkan sudah habis terjual. Bahkan, terjual dengan status over-subscribed, di mana permintaan melebihi ketersediaan unit,” jelas Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, di Gading Serpong, Tangerang beberapa waktu lalu.

Tingginya antusiasme konsumen terhadap Grand Boulevard Aniva Studio Loft, kata Chrissandy membuktikan properti komersial tetap menjadi incaran utama investor dan pelaku usaha. Oleh karena itu, Paramount Land segera menyiapkan Grand Boulevard Aniva tahap 6.

Menurut Chrissandy Dave, dalam mengembangkan area komersial di Gading Serpong, Paramount Land mampu membuat tingkat okupansi bisnis yang tinggi terutama di sisi selatan Gading Serpong, mulai dari Pisa Grande, Sorrento, Maggiore, Manhattan District, Hampton Square, hingga kawasan Aniva. Produk-produk yang dikembangkan memiliki value yang terus meningkat.

Baca Juga : Diminati Konsumen dan Investor, Aniva Jadi Kawasan Komersial Favorit di Gading Serpong

“Di Gading Serpong, pasar sudah sangat mature. Kami melihat bahwa pembeli ruko sebagian besar juga merupakan pembeli rumah. Namun, keputusan pembelian ruko lebih cepat karena perputaran bisnis dan pengelolaannya juga lebih dinamis,” ujar M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land kepada propertynbank.com beberapa waktu lalu.

Selain itu, sambung Nawawi, ruko bisa segera disewakan, dijual kembali, atau bisa langsung digunakan. Sementara rumah memerlukan waktu lebih lama, termasuk pertimbangan kenyamanan dan kualitas lingkungan.

Oleh karena itu, kata dia, dalam upaya menjaga daya tarik produk komersialnya, Paramount Land terus melakukan berbagai inovasi. Misalnya dengan penamaan yang lebih menarik, seperti produk komersial Aniva. Begitu juga strategi pemasaran dilakukan secara cermat untuk menciptakan persepsi yang menggoda di mata konsumen.

“Inovasi seperti resize ukuran unit dengan harga sewa yang tetap, menjadi strategi kami dalam menyegarkan produk tanpa disadari konsumen. Ini semacam restart yang membuat produk terasa baru dan lebih menarik,” tambahnya.

Paramount Land Siapkan Mal

Pesatnya perkembangan kawasan komersial di Gading Serpong, mendorong Paramount Land untuk melakukan inovasi, salah satunya adalah sedang bersiap mengembangkan pusat perbelanjaan (mal) namun dengan konsep yang berbeda. Mal ini akan menjadi pelengkap dari ekosistem komersial yang telah terbentuk.

Baca Juga : Paramount Land Raih Developer of The Year di IPBA ke XIX Tahun 2025

Norman Daulay, Direktur Paramount Land mengatakan, pembangunan mal ini merupakan bagian dari rencana besar Paramount Land yang telah disusun sejak lima tahun lalu. Tujuannya adalah untuk melayani masyarakat baik dari sisi lokal maupun regional dalam konteks kota mandiri yang terus bertumbuh.

“Sebuah kawasan kota mandiri, harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum dengan menghadirkan pengalaman yang beragam, mulai dari ruang terbuka, semi terbuka, hingga mal tertutup. Ini seperti dokter umum dan dokter spesialis, jadi masyarakat bebas memilih menurut kebutuhannya,” ungkap Norman.

Menurut dia, Gading Serpong kini menjadi kota tujuan atau destination city yang dikunjungi oleh masyarakat tidak hanya dari sekitar, tetapi juga dari seluruh wilayah Jabodetabek. Dengan meningkatnya kehadiran Gen Y dan Gen Z yang kini menjadi mayoritas demografi, mal ini akan menjadi pengalaman baru, terutama di sektor F&B yang sedang booming, serta retail yang sesuai dengan profil pengunjung kawasan.

Norman menjelaskan, saat ini proyek mal masih dalam tahap desain dan pengembangan konsep. Kawasan komersial yang dikembangkan, kata dia, menyesuaikan kebutuhan lokal. “Paramount Land akan terus melengkapinya area komersial dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta memberikan nilai tambah bagi para investor dan masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di Gading Serpong,” pungkas Norman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan