
Propertynbank.com – Tunjangan Hari Raya (THR) selalu menjadi salah satu momen paling dinantikan menjelang Idulfitri. Tambahan pemasukan di luar gaji bulanan ini sering kali langsung memunculkan berbagai rencana menyenangkan, mulai dari membeli pakaian baru, menyiapkan hampers untuk kerabat, biaya mudik, hingga berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar.
Namun, euforia tersebut tidak jarang hanya berlangsung singkat. Setelah Lebaran usai, banyak orang baru menyadari bahwa saldo rekening kembali menipis tanpa terasa. THR seolah datang dan pergi begitu saja. Kondisi ini umumnya bukan karena nominal THR yang kurang, melainkan karena tidak adanya perencanaan sejak awal.
Padahal, THR merupakan peluang finansial yang jarang datang, tambahan pemasukan tahunan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur keuangan keluarga. Dengan pengelolaan yang tepat, THR tidak hanya membuat perayaan Lebaran lebih nyaman, tetapi juga membantu menjaga stabilitas finansial dalam jangka panjang.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memprioritaskan kewajiban serta berbagi kepada sesama. Menyisihkan sekitar 10–15 persen dari THR untuk zakat fitrah, sedekah, atau membantu keluarga menjadi awal yang baik dalam mengatur keuangan secara lebih bijak. Selain menjalankan nilai spiritual, langkah ini juga membantu membangun kesadaran dalam mengendalikan pengeluaran.
Selanjutnya, sebagian dana dapat dialokasikan untuk melunasi utang atau cicilan. Beban finansial seperti kartu kredit atau layanan paylater sering kali terasa ringan setiap bulan, tetapi dapat menumpuk tanpa disadari. Menggunakan sekitar 10–20 persen THR untuk mengurangi kewajiban tersebut dapat memberikan ruang napas lebih lega setelah masa libur Lebaran berakhir.
Kebutuhan perayaan tetap menjadi bagian penting dari momen Idulfitri. Mudik, hidangan khas, angpao, maupun kebutuhan pakaian baru merupakan tradisi yang mempererat kebersamaan keluarga. Namun, mengatur anggaran sekitar 40–50 persen dari THR untuk kebutuhan Lebaran dapat membantu menjaga keseimbangan antara kebahagiaan saat ini dan keamanan finansial di masa depan.
Di sisi lain, menyisihkan dana untuk tabungan dan dana darurat juga tidak kalah penting. Alokasi sekitar 10–20 persen dapat ditempatkan pada instrumen yang likuid seperti tabungan syariah, emas, atau Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) syariah. Dana ini berfungsi sebagai penyangga apabila muncul kebutuhan mendadak setelah Lebaran.
Maika Randini, Chief Client and Marketing Officer Sun Life Indonesia mengatakan, selain menabung, perlindungan finansial menjadi elemen yang sering terlewatkan dalam perencanaan keuangan keluarga. Banyak orang fokus pada akumulasi dana, tetapi lupa bahwa risiko besar seperti sakit, kecelakaan, atau kondisi darurat dapat menguras tabungan dalam waktu singkat. Karena itu, melengkapi strategi finansial dengan perlindungan yang tepat menjadi langkah preventif yang penting.
“Melalui pendekatan berbasis prinsip tolong-menolong atau tabarru’, Sun Life Syariah hadir memberikan solusi perlindungan finansial yang transparan dan sesuai prinsip syariah. Konsep ini memungkinkan peserta saling membantu dalam menghadapi risiko kehidupan, sehingga keluarga dapat menjalani masa depan dengan rasa lebih tenang,” ujar Maika.
Tujuan THR
Maka pada akhirnya, tujuan THR bukan sekadar menciptakan perayaan yang meriah, tetapi juga memperkuat fondasi keuangan keluarga. Dengan pembagian yang seimbang antara kewajiban, kebutuhan Lebaran, pelunasan utang, tabungan, serta perlindungan finansial, THR dapat menjadi titik awal menuju kondisi finansial yang lebih sehat.
Sun Life sendiri merupakan perusahaan jasa keuangan internasional yang menyediakan layanan pengelolaan aset, asuransi, serta solusi kesehatan bagi individu maupun korporasi di berbagai negara. Hingga akhir 2025, Sun Life mencatat total aset kelolaan sebesar CAD 1,60 triliun dan beroperasi di sejumlah pasar global, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, Sun Life menghadirkan beragam solusi perlindungan dan perencanaan keuangan, mulai dari asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan hingga perencanaan pensiun. Didukung ribuan tenaga pemasar serta jaringan kantor pemasaran di berbagai wilayah, Sun Life Indonesia terus memperluas akses masyarakat terhadap solusi keuangan yang berkelanjutan.
“Dengan perencanaan yang matang, THR tidak lagi sekadar singgah sementara, tetapi menjadi langkah nyata untuk menghadirkan Lebaran yang hangat sekaligus masa depan finansial yang lebih aman dan terencana. Selamat mengelola THR secara bijak dan merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta,” pungkas Maika.
















