
Propertynbank.com – Dalam suasana perayaan Isra Mi’raj, Masjid Al-Ikhlas PIK (Pantai Indah Kapuk) diresmikan sebagai fasilitas ibadah baru yang memperkuat dimensi spiritual di kawasan PIK. Kehadiran masjid ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan sarana ibadah umat Muslim seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dan aktivitas kawasan.
Yang membuat menjadi istimewa, nama Al-Ikhlas, yang bermakna ketulusan dalam beribadah, diberikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA. Dengan penamaan ini diharapkan menjadi doa agar masjid mampu menghadirkan ketenangan, keikhlasan, serta keberkahan bagi seluruh jamaah.
Dalam seremonial penuh khidmat, peresmian masjid turut dihadiri oleh Sugianto Kusuma (Aguan) selaku Founder and Chairman Agung Sedayu Group, bersama Direktur Utama Agung Sedayu Group Letnan Jenderal TNI (Mar) (Purn.) Dr. Nono Sampono, S.Pi., M.Si., jajaran direksi, serta perwakilan dari Salim Group. Seluruh pihak menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan masjid dalam waktu yang relatif singkat.
Menteri Agama mengatakan, bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah tapi juga merupakan sarana untuk pengembangan kualitas umat. Masjid juga bukan hanya untuk umat muslim semata, namun terbuka untuk semua kalangan dan masyarakat umum dari golongan manapun. “Di masjid ini nanti akan banyak aktifitas yang sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan umat,” tegasnya.
Baca Juga : Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global
Dalam proses pembangunan yang sangat cepat, pelaksanaan groundbreaking Masjid Al-Ikhlas PIK dilakukan pada 7 Maret 2025, dengan nilai konstruksi mencapai sekitar Rp45 miliar. “Berkat upaya optimal dan izin Allah SWT, masjid ini berhasil diselesaikan pada awal 2026 dan diresmikan menjelang peringatan Isra Mi’raj, momentum penting yang mengingatkan umat Islam akan kewajiban shalat sebagai tiang agama,” ungkap Menteri Agama.
Pada rangkaian acara peresmian, digelar pula lomba adzan, di mana pemenang utamanya ditetapkan sebagai muadzin tetap Masjid Al-Ikhlas PIK. Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan sosial berupa 1.000 paket beras, yang secara simbolis diserahkan sebanyak 10 paket kepada masyarakat.

Menteri Agama juga menyampaikan apresiasi kepada Agung Sedayu Group atas kontribusinya dalam pembangunan masjid. Ia menilai pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang rampung dalam waktu kurang dari satu tahun sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap penguatan kehidupan beragama dan sosial masyarakat.
Baca Juga : The HUD Institute Belajar dari BSD City, Kota Mandiri yang Tumbuh Lebih dari 40 Tahun
Masjid Al-Ikhlas PIK berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2.435 meter persegi, dengan luas bangunan utama sekitar 1.248 meter persegi, dan mampu menampung sekitar 600 jamaah. Mengusung konsep Islamic Classical Architecture, masjid ini memadukan kesederhanaan, keindahan, dan kekhusyukan. Pilar-pilar megah, ruang utama berbentuk lingkaran dengan kubah besar, serta dua menara yang menjulang menjadi ciri khas yang mempertegas identitas arsitektur Islam.
Peran Masjid Al-Ikhlas PIK
Sementara itu, Direktur Utama Agung Sedayu Group, Dr. Nono Sampono, menegaskan bahwa pembangunan kawasan modern tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memerlukan pondasi moral dan spiritual yang kuat. “Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, serta penguatan ukhuwah dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Lebih dari sekadar tempat shalat, imbuh Nono Sampono, Masjid Al-Ikhlas PIK diharapkan menjadi ruang yang menghidupkan nilai-nilai Islam, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan ketenangan di tengah dinamika kawasan urban.
Baca Juga : Dorong Pengusaha Berbaginomics, Menteri PKP Apresiasi Program Bedah Rumah Summarecon
Kehadirannya juga melengkapi kawasan Riverwalk Island PIK sebagai area yang menjunjung tinggi harmoni dan toleransi antarumat beragama. Sebelumnya, di kawasan ini telah berdiri Si Mian Fo sebagai tempat ibadah umat Buddha, dan ke depan akan hadir rumah ibadah lain yang berdampingan secara damai.
“Dengan diresmikannya Masjid Al-Ikhlas PIK, kawasan Pantai Indah Kapuk diharapkan tidak hanya berkembang secara fisik dan ekonomi, tetapi juga tumbuh sebagai lingkungan yang sarat nilai spiritual, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Nono Sampono.
















