
Propertynbank.com – Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, Perdana Menteri, sekaligus Ketua Dewan Direksi RUA AlHaram AlMakki Company, secara resmi meluncurkan Pintu Raja Salman, sebuah proyek pembangunan multifungsi berskala besar di Kota Suci Makkah.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi disebutkan, dengan luas pengembangan mencapai 12 juta meter persegi (Luas Lantai Kotor) yang berada tepat di sisi AlMasjid AlHaram, proyek ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi kawasan pusat Makkah dan menjadikannya acuan global dalam perencanaan kota modern.
“Proyek Pintu Raja Salman akan meningkatkan aksesibilitas ke Masjidil Haram, memperbaiki infrastruktur, dan memperkaya pengalaman ibadah jutaan jemaah, sejalan dengan visi Program Pengalaman Jemaah,” jelas siaran pers tersebut.
Disebutkan bahwa kawasan ini dirancang sebagai pusat terpadu dengan fasilitas hunian, perhotelan, komersial, dan budaya, serta kapasitas lebih dari 900.000 ruang salat di area dalam dan luar ruangan.
Didukung konektivitas langsung ke jaringan transportasi publik, pengembangan ini menghadirkan akses yang nyaman serta desain arsitektur yang memadukan warisan Makkah dengan modernitas kelas dunia, menciptakan pengalaman spiritual dan budaya yang mendalam.
Baca Juga : FIABCI Asia Pasifik Dorong Transformasi Real Estat Berkelanjutan di Hari Habitat Dunia 2025
Sebagai bagian dari komitmen pelestarian, proyek ini akan merevitalisasi 19.000 m² situs warisan budaya, menjaga sejarah Makkah dan memperkaya pengalaman pengunjung. Inisiatif ini juga mendukung Visi Saudi 2030, dengan target menciptakan lebih dari 300.000 lapangan kerja pada tahun 2036.
Proyek ini dikembangkan oleh RUA AlHaram AlMakki Company, entitas di bawah Public Investment Fund (PIF), dengan fokus mendorong pembangunan kota berkelanjutan di sekitar Masjidil Haram. Perusahaan ini berkomitmen pada praktik global terbaik dalam pengembangan real estat, inovasi berkelanjutan, dan pelestarian kekayaan budaya Makkah.















