Property & Bank

Astra Property Pinang Sinarmas Land Garap Proyek Perumahan di Selatan Jakarta

astra property
foto : istimewa

Propertynbank : PT Astra International Tbk melalui anak usahanya Astra Property makin agresif mencengkram kuku-kuku bisnisnya di sejumlah proyek, termasuk diantaranya melakukan kerjasama dengan beberapa developer.

Aksi korporasi terbaru adalah dengan menggandeng raksasa Sinarmas Land untuk mengembangkan perumahan di kawasan selatan Jakarta. Melalui entitas joint venture bersama Hongkong Land, PT Astra Land Indonesia, mereka menjalin aliansi strategis dengan anak usaha Sinarmas Land, PT Bumi Serpong Damai Tbk.

Melalui kerjasama ini terbentuk perusahaan bersama yakni PT Ruby Karya Sejahtera. Dengan modal dasar senilai Rp 10 miliar yang terbagi atas 10.000 lembar saham dengan harga Rp 1 juta per lembar saham.

Astra Land Indonesia sendiri  menyetor 7.500 lembar saham senilai Rp7,5 miliar, sementara Bumi Serpong Damai sebanyak 2.500 saham atau Rp 2,5 miliar.

President Director Astra Property Djap Tet Fa memastikan, realisasi proyek perumahan ini akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Kami tidak berhenti untuk membangun. Tahun 2023 akan menjadi tolok ukur, semangat, dan optimistis untuk terus membangun,” tutur Djap, Selasa (28/3/2023).

Astra Land Indonesia menyiapkan anggaran konstruksi atau development cost Rp 6 triliun untuk membangun proyek anyar dengan range harga Rp 1,6 miliar hingga Rp 3 miliar tersebut. Kendati bukan yang terbesar secara nilai dan luas area pengembangan, namun proyek ini dianggap sebagai pertaruhan Astra Land Indonesia di tengah kondisi industri properti yang penuh tantangan.

Selain dengan Sinarmas, Astra Land Indonesia melalui PT Lazuli Karya Sarana juga sebelumnya telah mengakuisisi 50 hektar lahan di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang, milik PT Delta Mega Persada yang merupakan anak perusahaan dari PT Alam Sutera Realty Tbk.

“Proyek residensial ini akan diluncurkan secara resmi pada Kuartal III-2023,” pungkas Djap.

Di tahun ini juga Astra Property, melalui entitas yang sama juga tengah menyiapkan fasilitas pergudangan logistik modern (modern logistic warehouse) di sejumlah kawasan di area Jadebotabek. Mereka membentuk perusahaan joint venture dengan LOGOS SE Asia Pte Ltd.

Astra Land Indonesia dan LOGOS mengembangkan fasilitas pergudangan logistik modern dengan komposisi saham seimbang, masing-masing 50 persen. LOGOS sendiri merupakan perusahaan spesialis logistik yang tumbuh di wilayah operasional yang meliputi Australia, China, Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Jepang.

LOGOS hadir di Indonesia sejak 2017 silam dengan beberapa portofolio gudang modern seperti di Cibitung, Cileungsi, Cikarang, dan Pondok Ungu.

Kontribusi Laba Astra Property

Astra Property tumbuh dan berkembang didasari pada kinerja positif yang tercatat sepanjang tahun 2022. Melalui enam portofolio Menara Astra, Kawasan Perkantoran Asuransi Astra, Anandamaya Residence, Asya, dan Arumaya, laba Astra Property terhadap induk usaha Astra International meningkat dari sebelumnya Rp 114 miliar menjadi Rp 129 miliar.

Tahun 2023 ini, pertumbuhan juga diharapkan dapat tercapai untuk segmen pendapatan dan marketing sales dengan angka sekitar 10 persen.

Vice President Director Astra Property Nilawati Irjani mengatakan pertumbuhan akan ditopang oleh klaster baru Sentarum Extension di proyek Asya, Garden Villa di proyek Arumaya, dan peluncuran perumahan di Cikupa, Tangerang.

“Untuk perkantoran Menara Astra, saat ini okupansi sudah mencapai 75 persen. Sedangkan Anandamaya hanya menyisakan satu unit penthouse,” Tutup Nilawati.

*Adrian Putra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *