Wednesday , April 14 2021
Home / Breaking News / Diresmikan Wapres Ma’ruf Amin, Pasar Pariaman Lebih Modern Usai Direvitalisasi

Diresmikan Wapres Ma’ruf Amin, Pasar Pariaman Lebih Modern Usai Direvitalisasi

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meresmikan pengoperasian Pasar Pariaman seteleh di revitalisasi

DAERAHRevitalisasi Pasar Pariaman telah selesai dilakukan, sehingga menjadi sarana perdagangan rakyat yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh) di Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin didampingi Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) John Wempi Wetipo melakukan peresmian Pasar Pariaman, Selasa (6/4). Turut hadir Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Anggota Komisi V DPR RI Athari Gauthi Ardi serta Walikota Pariaman Genius Umar.

BACA JUGA :   Paramount Land Raih Empat Trophy Di PropertyGuru Awards 2018

Keberadaan Pasar Pariaman, kata Wapres Ma’ruf Amin, selain sebagai sarana jual beli untuk memenuhi kebutuhan pokok masayarakat juga menjadi bagian dari layanan wisata karena lokasinya berada di pusat kegiatan kota dan dekat dengan Pantai Gandoriah.

“Pasar Pariaman diharapkan menjadi destinasi wisata belanja produk dalam negeri, sehingga juga bisa meningkatkan sektor ekonomi dari UMKM maupun pariwisata. Kepala Daerah juga harus melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada para pedagang serta mensosialisasikan protokol kesehatan dalam kegiatan perdagangan di Pasar Pariaman,” ujar Wapres.

Pembangunan Pasar Pariaman menelan anggaran APBN sebesar Rp 92 miliar oleh kontraktor PT. Wika Gedung di atas lahan seluas 4,565 m2 dengan luas bangunan 10,889 m2 yang direncanakan dapat menampung 562 pedagang. Bangunan pasar terdiri dari 362 kios dan 530 m2 area yang digunakan untuk menampung 200 los.

Revitalisi dilakukan dengan membangun kembali pasar lama yang berusia lebih dari 100 tahun dan sudah mengalami beberapa kali kerusakan akibat kebakaran dan gempa bumi pada 2009 dan 2016. Konstruksi pasar dibangun dengan konsep ramah lingkungan, tahan gempa, dan mengadopsi pemanfaatan metodologi Building Information Modelling (BIM) berbasis industri 4.0.

BACA JUGA :   Anggaran Rp 9,7 T, Khalawi : Harus Tepat Guna

Masyarakat di Pariaman menyambut positif  setelah Pasar Pariaman kembali dibuka usai direvitalisasi. Para pedagang dan pembeli merasa nyaman dalam bertransaksi, karena pasar-nya besar dan bersih serta lapak yang disediakanpun cukup memadai dan terasa rapi.

Check Also

Pastikan Efektif Juli 2021, PPDPP Nyatakan SiPetruk Sudah Bisa Diunduh

PROPERTI – Walaupun masih muncul pro dan kontra dikalangan pengembang properti, Badan Layanan Umum (BLU) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 177

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link