Property & Bank

FLEI Expo 2023 Dorong Pelaku UMKM Raih Peluang Usaha

flei
Pameran Frienchise dan Licence Expo (FLEI)

Propertynbank.com – Pameran Frienchise dan Licence Expo (FLEI) kembali hadir untuk kedua kalinya sepanjang tahun 2023. Acara ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC Senayan), Assembly & Merak Hall pada 13-15 Oktober 2023 lalu. Pameran ini merupakan tempat untuk para pengusaha, investor dan para pencari bisnis yang diikuti oleh lebih dari 200 brand dari berbagai industri yang berbeda.

Acara bisnis ini diselenggarakan dengan tujuan memajukan perekonomian Indonesia dan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan berbagai peluang bisnis dan lisensi yang berpotensi.

Dikutip dari Tempo.co, Royanto Handaya selaku Presiden Direktur Panorama Media mengatakan, FLEI bukan sekedar pameran waralaba biasa. Lebih dari sekedar bisnis waralaba, FLEI juga merupakan platform untuk mengeksplorasi kemitraan, lisensi, sertai peluang reseller dan dropshipper yang menarik.

Baca Juga : IFRA Hybrid Business Expo, Pameran Franchise dan Lisensi Terlengkap di Indonesia

FLEI, kata dia, merupakan kesempatan untuk memanfaatkan berbagai jenis peluang bisnis yang beragam bisnis dan juga penawaran promo yang menarik yang hanya berlaku pada saat acara FLEI berlangsung. Acara ini juga menampilkan sederet talkshow yang mengundang para pendiri usaha terkemuka untuk menceritakan kisah dan tips sukses mereka.

Salah satunya adalah Celeb Talks Membuat UMKM Indonesia Mendunia dari berbagai pemateri Dennis Chandra, Vice President Wahyoo Group; Andy Garcia, Co-founder Tokyu Dorinku dan Fukuramen; Valentino Ivan, Founder Infiniti Group; dan Fitri Carlina.

“UMKM kini sering digaungkan sebagai pilar ekonomi Indonesia. Bersama diskusi saya dengan Sandiaga Uno, Menteri Kemenparekraf, kami sepakat kalau UMKM maju, ketergantungan kita dengan negara lain juga berkurang,” ungkap Ivan.

Menurut Ivan, beberapa merek yang berawal dari UMKM Indonesia memang sudah membuka cabang di luar negeri, termasuk Teguk (TGUK). Kuncinya terletak pada branding, SOP yang terstandarisasi, dan marketing.  “Itu juga yang kami bantu dan kerjakan lewat consulting services di Infiniti Group,” katanya.

Terlepas dari maraknya UMKM, aspek keberlanjutan usaha terkadang menjadi tantangan sendiri. Dennis Chandra menjelaskan perlunya bisnis turut bergerak seiring demand dari pasar dan memahami tren dari sebuah produk atau brand.

Baca Juga : IFRA 2021 Majukan Industri Waralaba, Lisensi dan UMKM

Wahyoo, start-up yang berawal dari warteg-enabling platform, kini fokus ke sektor rantai pasok bahan baku untuk warung-warung nasi.

Kini Wahyoo Group melebarkan sayapnya ke produk kemitraan dan franchising, serta Wahyoo Kitchen Partners, yang meningkatkan utilisasi tempat usaha makanan dan minuman lewat brand-brand asuhannya.

“Tapi, untuk sustain bisnis, memang ada cara yang  sadis. Untuk brand-brand di Wahyoo Kitchen Partners, begitu mereka terlihat declining, ya, langsung di-cut. Kalau brand yang memang performanya bagus, akan difokuskan pada program kemitraan dan franchising,” ungkap Chandra.

Penyelenggara FLEI

Pameran ini diselenggarakan oleh Panorama Media dan didukung oleh WALI (Asosiasi WaralabaLisensi Indonesia) serta Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), Kemendag, dan juga Kemenparekraf. Panorama Media selaku penyelenggara memiliki impian untuk bisa menciptakan pameran yang memberikan peluang tanpa batas dan dapat mewujudkan bisnis impian marsyarakat karena hal ini Pameran FLEI untuk terus berinovasi.

“Harapan kami agar FLEI bisa menjadi wadah untuk para pelaku bisnis agar dapat mendambah wawasan, dan juga mengeksplorasi dan berinteraksi langsung dengan para tenant, dan juga menjalin hubungan bisnis yang berharga,” tutup Royanto. (Nabilla Chika Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *