Merancang Kehidupan Yang Nyaman Di Paramount Petals

Akan dikembangkan selama 20 tahun

0
Paramount Petals
Gerbang utama kota mandiri Paramount Petals

PROPERTI – Pengembangan hunian dalam kota sekunder yang lokasinya tidak jauh dari kota primer, sudah menjadi sebuah keharusan. Namun, agar kota sekunder bisa menjadi kota mandiri yang menyenangkan sebagai tempat tinggal, kelengkapan fasilitas yang tersedia menjadi sebuah kewajiban.

Senior Research Advisor Knight Frank, Syarifah Syaukat mengatakan, sebagai bentuk pengembangan kawasan pertumbuhan baru, kota sekunder layak dikembangkan menjadi kota satelit yang mampu mengakomodir kebutuhan kota primer seperti Jakarta. Kawasan tersebut, kata dia, sedianya tidak hanya dikembangkan sebagai hunian saja, tetapi harus dilengkapi dengan ruang terbuka, pusat perbelanjaan, kawasan komersial, rumah sakit, dan sekolah.

“Hal ini tentu akan menjadi pilihan yang tepat bagi property seeker, yang mencari rumah di luar keriuhan kota primer. Namun, kota satelit ini harus mampu menjamin konektivitas dengan wilayah lain di sekitarnya, terutama wilayah utama yang masyarakatnya memiliki dependency yang tinggi terhadap wilayah tersebut,” ujar Syarifah, kepada propertynbank.com, Selasa (23/11).

Syarifah menambahkan, keberadaan kawasan lain di sekitar kota satelit, tentu menjadi poin plus, mengingat kondisi ini membuka interaksi ruang lebih prospektif untuk kegiatan masyarakat. Dia mencontohkan wilayah barat Jakarta, yang memiliki peminat tersendiri, diantaranya untuk mereka dengan aktivitas di kawasan industri dan bandara.

“Seperti kita ketahui, harga rumah dibawah Rp 2 miliar saat ini masih menjadi penggerak transaksi. Sehingga, produk yang berada dalam range tersebut memiliki satu langkah keunggulan dari aspek harga. Selain itu dengan memanfaatkan berbagai kebijakan insentif pemerintah, maka para pemburu hunian akan lebih mudah merealisasikan kebutuhan huniannya,” imbuh Syarifah.

Masih besarnya prospek pengembangan kota mandiri di barat Jakarta, direspon oleh Paramount Land dengan meluncurkan Paramount Petals, kota mandiri seluas 300 hektar. Perusahaan pengembang yang telah berpengalaman dan sukses mengembangkan kawasan hunian di Gading Serpong ini, menyiapkan investasi Rp 20 triliun untuk mengembangkan Paramount Petals, yang dibagi dalam dua tahap, yakni kawasan utara dan selatan.

Pada saat kunjungan ke Paramount Petals bersama sejumlah media beberapa waktu lalu, Direktur Sales & Marketing Paramount Land M. Nawawi menjelaskan, Paramount Petals akan dikembangkan dalam dua tahap dan ditargetkan rampung menjadi sebuah kota mandiri yang lengkap dengan segala fasilitas pendukungnya, dalam 20 tahun ke depan.

“Tahap awal dikembangkan untuk 5 tahun di area Paramount Petals Selatan yang terdiri dari 7 cluster hunian, 9 blok komersial atau ruko dan beberapa area kavling komersial, serta beberapa fasilitas seperti kesehatan, pendidikan, pasar modern, tempat usaha dan komersial, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, lifestyle dan lainnya yang nantinya akan dilanjutkan dengan pengembangan di Paramount Petals Utara,” jelas Nawawi yang akrab disapa Awi.

Paramount Petals
Klaster Canna Paramount Petals

Kelengkapan fasilitas yang akan dibangun, ujar Awi, adalah untuk memenuhi segala kebutuhan penghuni, bahkan masyarakat di sekitar Paramount Petals. Kota mandiri ini, sambung Awi, menjawab pesatnya urbanisasi dan meningkatnya kebutuhan hunian berskala besar saat ini. Dia mencontohkan kesuksesan Paramount Gading Serpong yang dirancang sebagai sebuah kota mandiri yang lengkap dengan berbagai fasilitas kota.

Di Paramount Petals, Paramount Land akan mengembangkannya sebagai kawasan dengan konsep one-stop living yang memadukan hunian nyaman dan indah untuk berbagai kalangan, dilengkapi fasilitas penunjang kebutuhan penghuninya. Sesuai namanya, Petals berarti kelopak bunga yang identik dengan keindahan, yang diterjemahkan dalam sebuah pengembangan berskala kota.

Direktur Paramount Land, Aryo T. Ananto menambahkan, Paramount Land akan terus berkontribusi dalam mengembangkan berbagai proyek properti, guna mendukung pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat. Paramount Petals dikembangkan, karena adanya potensi dan peluang yang besar di wilayah barat Jakarta sebagai salah satu pusat pertumbuhan kota-kota baru, dengan infrastruktur yang terus berkembang.

“Sejak tahun 2004, kami telah berpengalaman mengembangkan properti berskala kota di Gading Serpong. Kini, kami merancang sebuah pengembangan properti yang terintegrasi dan berskala kota dengan lokasi di tengah pengembangan kota oleh pengembang-pengembang besar lainnya, dan dibantu oleh AECOM, masterplanner bertaraf internasional,” jelas Aryo.

Paramount Petals, lanjut Aryo, merupakan sebuah kota mandiri baru yang strategis dengan fasilitas lengkap dan berbagai infrastruktur modern, sehingga memiliki prospek investasi yang menguntungkan. “Sesuai dengan tagline Loveable Living, Paramount Petals akan dibangun menjadi sebuah kota yang nyaman, asri, cantik, menyenangkan,” tegas Aryo.

Keunggulan Paramount Petals, imbuhnya, terletak di lokasi yang sangat strategis yang terhubung ke kota-kota di sekitarnya. Lokasinya hanya berjarak 6 menit dari Lippo Karawaci, 10 menit dari Gading Serpong, 25 menit dari CBD Jakarta, serta akses mudah ke dan dari Bandara Soekarno Hatta hanya dalam waktu 25 menit.

Paramount Petals Sudah Dirilis Dua Klaster

Pada tahap awal pengembangan, Paramount Petals telah meluncurkan klaster Aster dan Canna. Rumah-rumah yang ditawarkan merupakan hunian modern untuk keluarga muda yang dirancang dengan konsep high ceiling dan opsi mezzanine, dalam sebuah klaster yang mendukung gaya hidup sehat, nyaman, dan asri.

Show unit Paramount Petals
Show unit klaster Canna Paramount Petals

Paramount Land menargetkan akan membangun hingga 40 klaster di Paramount Petals dengan harga yang beragam. Dengan perencanaan yang matang, Paramount Land akan mempercepat pengembangan klaster Aster dan Canna sesuai dengan komitmen. Sedangkan untuk memudahkan akses, pada tahun 2023 mendatang akan dibangun akses langsung menuju jalan tol.

“Pengembangan Paramount Petals akan terus berlanjut dengan rencana pengembangan fasilitas rumah sakit, pasar modern, sekolah dan hotel. Hal ini karena kami sangat optimis industri properti nasional akan terus membaik. Salah satu indikasinya adalah meningkatnya perbaikan daya beli masyarakat terutama yang ingin membeli hunian perdana sangat baik,” ujar Aryo.

Paramount Land merupakan salah satu pengembang yang tetap produktif meskipun pandemi Covid-19 telah melanda sejak dua tahun lalu. Di saat sejumlah pengembang lain terseok-seok memasarkan properti, sebaliknya Paramount Land masih mencatatkan penjualan yang fantastis. Hal ini karena keyakinan akan masih tingginya kebutuhan terhadap hunian.

“Selama pandemi Covid-19, Paramount Land berhasil menjual 2.700 unit properti. Sepanjang tahun 2020 Paramount Land telah berhasil meluncurkan 7 produk baru properti dan tahun 2021 sudah meluncurkan 4 kali produk properti dan semuanya terserap pasar dengan baik,” pungkas Awi.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 182

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link