Tuesday , September 22 2020
Home / Breaking News / KBP Mulai Kembangkan Komersial Area

KBP Mulai Kembangkan Komersial Area

Art Impresa Komersial Area Kota Baru Parahyangan Bandung
Art Impresa Komersial Area Kota Baru Parahyangan Bandung

PROPERTIPT. Belaputera Intiland berkomitmen mengembangkan Kota Baru Parahyangan (KBP) sebagai kota mandiri dan bertekad untuk mengurangi kepadatan kota Bandung dan sekitarnya. Kota Baru Parahyangan diproyeksikan akan menjadi kota mandiri dengan fasilitas dan fungsi perkotaan lengkap dalam kurun waktu 20 tahun.

Kota Baru Parahyangan yang pembangunannya telah melewati tahap pertama sejak November 2000. Kini telah memasuki tahap selanjutnya, pembangunan 10 tahun berkonsentrasi membangun town center, area lapangan golf 18 hole, landed house, dan proyek komersial lainnya.

Kota Baru Parahyangan memiliki Luas tanah 1.250 hektar termasuk tanah untuk danau 200 hektar.  Dari 1.050 hektar baru terbangun 20 persen. Sehingga masih ada sekitar 800-an hektar yang akan dikembangkan.

Hingga saat ini, sudah terbangun 13 klaster dan fasilitas niaga serta fasilitas pendidikan yang dibangun di Kota Baru Parahyangan. Mengusung visi dan spirit sebagai kota pendidikan dan sejarah, fasilitas lengkap yang memenuhi gaya hidup, dan berwawasan ramah lingkungan, Kota Baru Parahyangan memandang sebagai keunggulan dari proyek properti lainnya. Selama ini, PT Belaputra Intiland fokus membangun rumah populasi, akan tetapi tiga tahun belakangan ini mulai merambah ke sisi komersial.

Pembangunan Kota Mandiri yang mengakomodasikan beberapa fungsi dan berkaitan satu dengan lainnya terus dikebut. Untuk fasilitas bisnis dibangun, seperti office park, open mall, hotel, ritel, dan sebagainya dikembangkan secara bertahap. PT Belaputra Intiland, pengembang kota mandiri Kota Baru Parahyangan tengah menyiapkan proyek perkantoran dan juga pengembangan (extension) proyek hotel. Proyek komersial akan melengkapi proyek hunian di kompleks kota mandiri yang berlokasi di Bandung Barat tersebut.

Sanusi Tanawi, Presiden Direktur Belaputra Intiland mengatakan, ada 10 blok perkantoran yang saat ini sedang dikembangkan. Blok-blok tersebut mempunyai ketinggian tiga lantai. “Bukan ruko, tetapi semacam business center,” kata Sanusi

Sanusi menambahkan, saat ini baru Bank BCA saja yang menjadi tenant di kawasan pusat bisnis tersebut. “Proyek ini untuk melengkapi kompleks pusat bisnis yang sudah ada sebelumnya, walau masih sedikit,” ujar dia.

Sementara itu, selain proyek perkantoran perusahaan juga tengah mematangkan rencana, dimana saat ini masih menunggu penyelesaian proses perizinan. Sebagai informasi, Belaputra Intiland mempunyai cadangan lahan sekitar 1.200 hektar. Sebesar 300 hektar telah dikembangkan, sedangkan sisanya masih dalam status siap dikembangkan, rencana pengembangan bisnis lainnya yakni, pembangunan apartemen yang menyasar segmen karyawan dan mahasiswa di kawasan tersebut.

General Manager PT Belaputera Intiland Ryan Brasali yang didampingi oleh Raymond Hadipronoto selaku Manager Marketing dan Agus S Wijaya selaku Business Development Manager, mengatakan pada 2015 mendatang pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Universitas Maranatha yang akan membuka kampus baru di Kota Baru Parahyangan. “Karena ada kampus, secara otomatis akan membuat kebutuhan apartemen akan muncul. Untuk menyambut momen tersebut, pada 2015 kami mulai membangunan apartemen,” jelas Ryan.

Saat disinggung mengenai jumlah tower maupun kamar yang akan dibangun, dirinya mengaku masih melakukan kalkulasi. Yang jelas pangsa pasar dari pengembangan properti tipe vertikal ini adalah mahasiswa dan kalangan pebisnis yang mau berinvestasi maupun dijadikan tetap tinggal.

Menurut dia, ke depannya, sejumlah titik di kawasan permukiman yang terletak tak jauh dari pintu tol Padalarang tersebut akan dijadikan pusat bisnis untuk memanjakan warga yang telah tinggal sehingga tidak perlu repot lagi kala mereka membutuhkan sesuatu hal. “Secara hitung-hitungan bisnis, konsep apartemen akan jauh lebih menguntungkan minimal dari sisi penghematan lahan. Tapi, karakter orang Bandung selalu menginginkan rumah yang terdapat taman dan pemandangan juga menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Check Also

Komisi V DPR RI Setujui Anggaran PUPR Tahun 2021 Sebesar Rp 149,81 Triliun

NASIONAL – Pagu anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam RAPBN TA 2021 …

2 comments

  1. Kurnia Prima

    karena pernah 2X ngerjain suvey service lapang golf,
    sy tertarik utk berpartisipasi disisni, mohon informasi alamat HRD nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 173

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
cover majalah
close-link