Ketum PII Dorong Anggota Dukung Pengembangan Infrastruktur Pariwisata

0
Labuan bajo
KSPN Labuan Bajo ditata sebagai destinasi Wisata Premium

UMUM – Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah, harus didukung dan diberdayakan agar memberikan manfaat kepada masyarakat. Termasuk didalamnya adalah pembangunan infrastruktur pariwisata.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII)  Dr.     Ir.     Heru     Dewanto,     ST,  MSc.(Eng),  IPU,  ASEAN  Eng  mengatakan, pengembangan infrastruktur pariwisata didukung oleh komunitas insinyur. Indonesia, kata dia, telah membuat lompatan pembangunan infrastruktur dalam 5 tahun terakhir sehingga daya saing Indonesia dari sisi infrastruktur naik kelas.

[irp]

“Kenaikan daya saing infrastruktur Indonesia bisa kita lihat dari Infrastructure index dan ease of getting electricity hingga bisa seperti sekarang ini. Lompatan infrastruktur ini terbukti mendorong sektor produksi seperti industri, pertanian dan pariwisata,” kata Heru usai pelantikan Ketua Pengurus PII wilayah Papua Barat, di Sorong beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut dikatakan Heru, pihaknya juga mendukung untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur di wilayah destinasi wisata, dan hal ini sejalan dengan kebutuhan infrastruktur di Papua Barat mengingat Raja Ampat menjadi destinasi wisata kelas dunia. Para insinyur agar mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata, karena pasca-pandemi nanti sektor pariwisata diprediksi akan mengalami lonjakan paling cepat.

[irp]

“Dulu dalih kita karena kurangnya dukungan infrastruktur. Tapi sekarang infratruktur sudah terbangun. Coba dilihat? bandara dan akses jalan di Solo, Yogya, Kertajati, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Kualanamu, Silangit dan banyak lagi berikut jalan akses, air bersih, telekom, kamar hotel dan sebagainya. sekarang terkesan over supply. Mungkinkah target saat infrastruktur direncanakan terlalu tinggi? Seperti jumlah wisman (wisatawan manca negara) dan wisnu (wisatawan nusantara) per tahun, atau mungkin kurang siap dengan gagasan-gagasan di lapangannya,” tegasnya.

Heru berharap mudah-mudahan krisis ekonomi akibat pandemi tidak dijadikan alasan berikutnya. Perlu kreatifitas dan improvement, kerjasama, berpikir cerdas harus dilakukan di sisi sektor-sektor produksi. Karena, dirinya melihat infrastruktur sudah mulai kehabisan napas mendukung sektor-sektor tersebut,” kata Heru menambahkan.

[irp]

Heru juga mengapresiasi PII wilayah Papua Barat yang telah memiliki 100 orang lebih insinyur profesional. Heru menambahkan, diperlukan transformasi kepemimpinan dari pusat hingga cabang dan wilayah yang menjadi kesatuan dan saling mendukung.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link