Property & Bank

Peserta Tapera Rasakan Manfaat Mudahnya Miliki Rumah

bp tapera, PP No.21 Tahun 2024
Rumah subsidi yang mendapat bantuan pembiayaan dari BP Tapera

Propertynbank.com – Hingga 14 Juni 2024 lalu, database BP Tapera menyebutkan telah menyalurkan Rp10,247 triliun untuk 83.680 unit rumah. Terdiri dari 81.587 unit senilai Rp9,90 triliun untuk dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan 2.093 unit rumah senilai Rp347,29 Miliar untuk pembiayaan Tapera.

Rumah tersebut telah tersebar di seluruh Indonesia baik dari Sabang sampai Merauke. Salah satunya adalah Nurhari Saputro, PNS dari Kementerian Kesehatan, yang merupakan salah seorang penerima manfaat Tapera.

“Saya bersyukur menjadi salah seorang penerima manfaat dari Tapera. Tidak lama prosesnya, hanya satu bulan dan Alhamdulillah sekarang saya sudah punya rumah pertama. Cicilan di Perumahan Pesona Kahuripan sebesar Rp1,4 juta per bulan selama 15 tahun. Saya sekarang bahkan turut mensosialisasikan ke orang-orang di sekitar saya,” ungkap Nurhari Saputro.

Baca Juga : Diterpa Isu Temuan BPK, BP Tapera Janji Perbaiki Sistem dan Tata Kelola

Baginya, memiliki rumah adalah impian, sebagai idaman untuk masa depan. “Rumah tempat untuk berteduh bersama keluarga istri dan anak sampai nanti menjelang akhir hayat. Adanya program ini sangat membantu, daripada saya harus mengeluarkan sewa kontrakan setiap bulannya,” ungkap Nurhari senang.

Jika dibandingkan dengan harga sewa kontrakan per bulan di beberapa wilayah seperti Jabotabek harga cicilan rumah yang dilakoni Nurhari, memang sangat membantu. Bandingkan saja dengan harga sewa kontrakan di beberapa wilayah berdasarkan riset yang dilakukan oleh lembaga survei di bidang properti.

Untuk wilayah Jakarta, kisaran harga sewa kontrakan mencapai Rp2,5 – 4 juta. Sementara untuk wilayah Bogor harga sewa kontrakan rata-rata mencapai  Rp800 ribu – 1,5 juta. Sedangkan untuk wilayah Tangerang berkisar Rp1 – 2,5 juta dan untuk wilayah Bekasi di harga sewa kontrakan sekitar Rp1,2  – 3 juta.

“Program Tapera dan FLPP ini memang diperuntukkan membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk bisa memiliki rumah pertamanya dengan harga terjangkau. Dengan harga cicilan rumah yang hampir sama dengan harga sewa kontrak rumah, masyarakat pilih yang mana? lebih baik beli kan? Bisa dimiliki,” ungkap Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho.

Kemudahan Dari Tapera

Pemerintah memberikan kemudahan untuk masyarakat dengan menyiapkan skema pembiayaan perumahan yang relatif terjangkau. Melalui program Tapera dan FLPP, masyarakat dapat memiliki rumah dengan suku bunga flat 5% sampai lunas, Uang muka mulai 1% untuk FLPP dengan tenor hingga 20 tahun dan bisa 0% untuk Tapera serta maksimal tenor sampai dengan 30 tahun. Ini sangat meringankan jika dibandingkan dengan rumah komersial yang cicilannya floating setiap tahunnya.

Baca Juga : BP Tapera Pastikan Telah Kembalikan Tabungan Perumahan Senilai Rp4,2 Triliun

Masyarakat bisa memilih rumahnya melalui aplikasi yang sudah disiapkan di sikumbang.tapera.go.id yang dibangun oleh 21.000 pengembang perumahan yang merupakan anggota dari 20 Asosiasi Pengembang Perumahan yang sudah terdaftar di sistem registrasi Kementerian PUPR.

Untuk pembiayaan Tapera, saat ini masih diperuntukkan bagi PNS dengan cara, cukup melakukan update data di portal kepesertaan melalui Sitara.tapera.go.id atau Tapera mobile dan selanjutnya datang ke bank penyalur terdekat.

Sedangkan untuk  masyarakat yang berminat menjadi penerima manfaat FLPP, maka bisa mengakses aplikasi sikasep atau Tapera mobile dan kemudian menuju bank penyalur terdekat. “Jadi tunggu apalagi? Segera ajukan pembiayaan perumahan melalui BP Tapera dan nikmati manfaatnya,” pungkas Heru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *