
Propertynbank.com – PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menggelar Pemaparan Publik Tahunan (Public Expose) 2025 di Modern Golf and Country Club, Tangerang. Dalam agenda ini, Perseroan memaparkan kinerja keuangan dan pemasaran hingga September 2025, sekaligus mengulas tantangan ekonomi makro serta strategi bisnis ke depan.
Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., William Honoris, menyampaikan bahwa pelaksanaan Public Expose merupakan kewajiban emiten sesuai Peraturan Pencatatan Efek No. 1E Bursa Efek Indonesia.
“Sebagai perusahaan terbuka, kami berkewajiban menyampaikan kinerja dan strategi Perseroan secara transparan. Hingga kuartal III-2025, kami tetap fokus menjaga fundamental bisnis di tengah dinamika sektor properti nasional,” ujar William.
Perseroan telah menyampaikan informasi penyelenggaraan Public Expose melalui SPE IDX Net pada 20 November 2025, sementara materi presentasi diunggah pada 4 Desember 2025 agar dapat diakses seluruh pemangku kepentingan.
William menambahkan, perekonomian Indonesia sepanjang 2025 masih menunjukkan ketahanan yang solid. Data BPS mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2025 sebesar 5,04% (yoy), didorong konsumsi domestik dan investasi yang tetap terjaga. Dukungan pemerintah melalui perpanjangan insentif PPN DTP dan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dinilai menjadi katalis positif bagi industri properti.
Sejalan dengan kondisi tersebut, Modernland Realty meluncurkan dua produk hunian unggulan pada 2025, yakni Tipe Alder di Waterfront Residence, Kota Modern, serta Cluster Florence Village di Jakarta Garden City. Kedua produk ini menyasar segmen hunian menengah hingga premium dan diharapkan memperkuat portofolio Perseroan.

Dari sisi keberlanjutan, Komisaris Utama Dharma Mitra menegaskan komitmen Perseroan dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Modernland telah membentuk Departemen HSE, meresmikan Yayasan Modernland Bhakti Nusantara, serta menyusun Blueprint dan Roadmap ESG sebagai panduan implementasi jangka panjang.
Kinerja Keuangan Positif
Direktur Perseroan Fetrizal Bobby Heryunda mengungkapkan bahwa hingga kuartal III-2025, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp703,43 miliar, relatif stabil dibandingkan periode sebelumnya.
Kinerja laba menunjukkan lonjakan signifikan, dengan laba usaha mencapai Rp731,61 miliar, meningkat tajam dibandingkan tahun lalu. Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih Rp444,60 miliar, berbalik dari rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya, terutama ditopang oleh segmen kawasan industri.
Pemasaran dan Prospek
Direktur Perseroan Sami Veikko Tapio Miettinen menyampaikan bahwa marketing sales hingga kuartal III-2025 mencapai Rp1,32 triliun, setara 71% dari target non-bulk sales.
Jakarta Garden City menjadi kontributor terbesar penjualan residensial, disusul Kota Modern dan Modernland Cilejit. Sementara itu, segmen hospitality mencatatkan pertumbuhan positif, didukung pengembangan fasilitas night golf di Modern Golf and Country Club.
Kawasan Industri Motor Pertumbuhan Modernland Realty
Direktur Perseroan Pascall Wilson menjelaskan bahwa kawasan industri ModernCikande mencatatkan net sales sebesar Rp575 miliar, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Permintaan terbesar berasal dari sektor manufaktur, tekstil, farmasi, dan food processing, dengan dominasi tenant asal Tiongkok.
Ke depan, Perseroan akan mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektare dengan konsep smart-eco industrial park, serta menyiapkan Phase 8 seluas 1.000 hektare yang difokuskan pada industri berteknologi tinggi, industri halal, dan pusat logistik regional.
















