
Propertynbank.com – movus, perusahaan penyedia solusi mobilitas berbasis konsep Jepang yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2022, kembali menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan Sewa Kepemilikan Mobil. Perusahaan ini melihat masih besarnya peluang bisnis, di tengah terus meningkatnya permintaan masyarakat terhadap kendaraan roda empat.
Di sisi lain, akses masyarakat terhadap kepemilikan mobil masih menghadapi banyak kendala. Berdasarkan data OJK, rasio kredit macet (NPL) otomotif sempat berada di kisaran 2,39% pada 2024, sementara bunga kredit kendaraan di Indonesia masih berkisar 7–12% per tahun, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.
“Kondisi ini membuat tidak sedikit masyarakat, terutama pengemudi transportasi daring yang mengalami kesulitan membangun kepemilikan aset,” ujar M Rois Am, Marketing Manager movus, di sela-sela kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Fisioterapi Gratis untuk pengemudi online driver yang digelar di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, pada 28 November 2025.
Baca Juga : Jababeka Bizpark Tahap 2 Mulai Dibangun, Ruang Usaha Fleksibel Berkonsep Jepang
Rois menambahkan, pihaknya bisa menjadi solusi sewa kepemilikan dengan model Jepang yang disesuaikan untuk Indonesia. Mengadopsi konsep car subscription yang populer di Jepang, movus mengembangkan skema yang memungkinkan mobil menjadi milik pelanggan setelah masa langganan berakhir.
Pendekatan ini sekaligus menjawab hambatan umum masyarakat Indonesia yang sering terbentur tingginya uang muka (DP), yang pada sistem leasing konvensional bisa mencapai 20–30% dari harga mobil, bunga kredit tinggi, yang membebani masyarakat berpenghasilan harian dan rigid-nya persyaratan administrasi, termasuk BI Checking, slip gaji, dan dokumen tambahan lainnya.
Rois menegaskan bahwa sebagian besar pelanggan movus merupakan pengemudi transportasi online, kelompok yang rentan terjebak dalam ketergantungan biaya sewa kendaraan harian. “Kami ingin memastikan kendaraan bukan hanya alat mencari uang, tetapi dapat menjadi aset dan modal masa depan. Kesejahteraan keluarga Indonesia adalah tujuan utama kami,” ujarnya.
Keunggulan Skema movus
Untuk menjawab tantangan akses kepemilikan, movus menawarkan sejumlah fitur yang tidak lazim ditemukan pada sistem leasing tradisional antara lain biaya awal Rp 0, tidak ada uang muka yang perlu disiapkan. Ini membuat akses kepemilikan kendaraan jauh lebih mudah bagi pekerja harian.
Baca Juga : Danamon Resmi Umumkan Pemenang Hadiah Beruntun 2025 Periode Kedua
Mobil beralih menjadi aset. Setelah masa langganan selesai, pelanggan berhak memiliki kendaraan sepenuhnya. Lalu, Harga All-in mulai Rp 200 ribuan per hari, sudah termasuk asuransi all-risk, pajak tahunan dan servis lengkap hingga 5 tahun (ganti oli, aki, ban, dan lainnya).
Kemudian, tanpa batasan operasional. Pengguna bebas membawa kendaraan keluar kota, tidak terikat aplikasi tertentu, dan tidak memiliki zona penggunaan khusus. Terakhir pembayaran fleksibel, bisa harian, mingguan, atau bulanan, disesuaikan kondisi finansial pelanggan (berdasarkan hasil survei kelayakan).
Rois mengatakan, berdasarkan riset internal movus, lebih dari 70% pelanggan movus berasal dari sektor transportasi daring, di mana sebagian besar tidak memiliki mobil pribadi dan bergantung pada sistem sewa harian. Skema ini membuat mereka kehilangan potensi membangun aset jangka panjang.
“Kami hadir untuk menjawab masalah tersebut dengan misi meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia melalui kemudahan akses kepemilikan mobil. Dengan model kepemilikan yang lebih terjangkau dan terstruktur, movus berharap ekosistem transportasi daring Indonesia dapat lebih sehat, sekaligus membuka peluang kesejahteraan berkelanjutan bagi para pekerjanya,” tutupnya.
















