Property & Bank

Paramount Land Bidik Target Rp5,5 Triliun di 2026, Gading Serpong dan Petals Penopang Utama

paramount enterprise, paramount land
Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi

Propertynbank.com – Di tengah dinamika pasar properti nasional yang belum sepenuhnya pulih, Paramount Land memilih langkah adaptif dengan menyesuaikan strategi bisnis sepanjang 2025 lalu. Meski menghadapi semester pertama yang berat, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja dan menyiapkan fondasi pertumbuhan untuk 2026, yang sekaligus menjadi tahun istimewa dua dekade perjalanan perusahaan.

Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi, mengungkapkan bahwa pada awal 2025 perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp6,5 triliun. Namun melihat kondisi pasar yang cukup menantang hingga semester I, manajemen melakukan revisi target pada Mei 2025 menjadi Rp4,5 triliun. “Semester pertama 2025 sangat menantang. Dengan mempertimbangkan situasi yang ada, kami melakukan revisi target menjadi Rp4,5 triliun,” ujar Nawawi, di Gading Serpong, Kamis (26/2).

Hingga 31 Desember 2025, kata Nawawi, capaian penjualan tercatat sekitar 95% dari target revisi tersebut. Menurutnya, angka ini tetap mencerminkan ketahanan perusahaan di tengah berbagai faktor eksternal yang memengaruhi daya beli dan keputusan investasi konsumen.

Sepanjang 2025, sambung dia, Paramount Land sebenarnya telah menyiapkan sejumlah produk baru. Namun beberapa peluncuran ditahan karena menunggu penyelesaian infrastruktur strategis, termasuk akses tol yang masih dalam proses Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan operasional. Setelah seluruh proses administrasi rampung, produk-produk tersebut akan mulai diluncurkan secara bertahap.

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menambahkan bahwa perusahaan tetap menjalankan berbagai milestone penting selama 2025. Di antaranya pembukaan akses Boulevard Gading Serpong menuju BSD pada Januari, peresmian Hampton Square pada Agustus, serta groundbreaking pusat perbelanjaan Hudson Square pada Oktober 2025.

Tak hanya itu, perusahaan juga melakukan renovasi penuh Atria Mall dan penguatan fasilitas Atria Hotel Group sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas aset komersial.

Menurut Norman, komitmen Paramount Land bukan sekadar menjual produk, melainkan membangun ekosistem kota terpadu yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dari konsistensi pembangunan fasilitas kota yang terus berjalan di tengah tantangan pasar.

“Dari sisi operasional, hasil penjualan periode 2023–2024 masih berdampak terhadap aktivitas pembangunan hingga 2026 karena sebagian produk memiliki masa serah terima hingga 24 bulan. Sepanjang 2025, perusahaan telah melakukan serah terima sekitar 1.250 unit residensial dan komersial, dengan penjualan mencapai sekitar 900 unit. Kapasitas pembangunan pun stabil di kisaran 1.600–1.800 unit per bulan,” ungkap Norman.

Target Paramount Land di 2026

Sementara memasuki 2026, Paramount Land memasang target penjualan lebih agresif sebesar Rp5,5 triliun. Target tersebut akan ditopang dua kawasan utama, yakni Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals.

Di Gading Serpong, komposisi penjualan masih akan didominasi segmen komersial, termasuk pengembangan Victoria Commercial District serta kelanjutan Pasadena Central District seluas 40 hektare. Sementara di Paramount Petals, fokus diarahkan pada hunian dan komersial secara berimbang, terutama di kawasan Petals Utara yang akan diperkuat akses tol langsung.

Selain infrastruktur, Paramount Land juga menyiapkan pembangunan fasilitas publik strategis di Paramount Petals, termasuk groundbreaking Bethsaida Hospital dan Masada School yang akan dimulai dari jenjang TK dan SD dengan target operasional tahun ajaran baru 2027. Pengembangan fasilitas lifestyle, supermarket, hingga automotive marketplace juga menjadi bagian dari rencana ekspansi.

“Tahun 2026 menjadi momentum penting karena menandai 20 tahun perjalanan Paramount Land sebagai pengembang kota mandiri. Capaian perusahaan tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan serta kepercayaan konsumen selama dua dekade terakhir,” pungkas Nawawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan