Pasokan Perkantoran Di Luar CBD Meningkat di 2015

0
www.ciputranews.com
www.ciputranews.com

Properti – Pertumbuhan pasokan ruang perkantoran baru di luar kawasan Central Business District (CBD) atau kawasan segitiga emas mengalami perlambatan yang cukup signifikan. Sebaliknya, pasokan perkantoran akan merambah ke kawasan luar CBD.

Berdasarkan‎ riset yang dilakukan lembaga konsultan properti, Cushman and Wakefield, di 2015 ini sebanyak 615.000 meter persegi ruang perkantoran baru bakal hadir di kawasan luar CBD. Dari jumlah itu, lebih dari separuhnya ada di kawasan Jakarta Selatan.

“Angka itu 66 persen berada di kawasan Jakarta Selatan, seperti TB Simatupang,” ‎kata Head of Research and Advisory Cushman and Wakefield Arief Rahardjo di acara Property Outlook 2015 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta

Arief mengatakan, pertumbuhan gedung perkantoran akan bergeser ke kawasan luar CBD‎. Alasannya, selain harga lebih murah, fasilitas di kawasan luar CBD pun tak kalah dengan yang di kawasan CBD.

Semakin tingginya tingkat persaingan, pemilik gedung tampaknya akan semakin berhati-hati dalam menaikkan harga sewa mereka. Sebaliknya para penyewa korporasi akan menikmati kesempatan ini untuk memperluas ruangan dan relokasi kantor.

‎”Harga service charge diperkirakan akan mengalami kenaikkan yang cukup signifikan dimulai sejak Januari 2015, menyusul kenaikkan harga BBM yang mendorong kenaikkan pada biaya utulitas dan juga kenaikkan UMR,” kata Arief.

‎Dilihat dari sisi harga, pertumbuhan harga sewa ruang perkantoran di kawasan non CBD relatif sama dengan pertumbuhan harga sewa yang terjadi di kawasan CBD yakni 5 persen per tahun.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link