Perhotelan di Jakarta dan Bali Makin Cerah Tahun Ini

0

imagesProperti – Dilansir update terbaru dari Cushman & Wakefield, diperkirakan terdapat 18 kota pada Asia dan Australia yang menjadi gerbang utama destinasi wisata tahun 2015. Kota- kota tersebut adalah Jakarta, Bali, Beijing, Shanghai, Hong Kong, Mumbai, Kawasan Ibu Kota Nasional (India), Tokyo, Kuala Lumpur, Maladewa, Manila, Singapura, Seoul, Kolombo, Bangkok, Kota Ho Chi Minh, Sydney, dan Melbourne.

Delapan bulan pertama tahun 2014, kawasan Asia Pasifik dikunjungi wisatawan internasional sebanyak 5 persen lebih banyak dibandingkan periode yang sama pada tahun 2013. Berdasarkan laporan yang ditulis oleh konsultan properti internasional Cushman & Wakfield, “Hotel Views 2015”, pendapatan per kamar (revenue per available room/RevPAR) untuk Bali akan meningkat 4,9 persen untuk Bali, dan 3,2 persen untuk Jakarta.

“Faktor yang membuat pasar perhotelan Asia Pasifik bakal cerah sepanjang 2015 adalah karena semakin membaiknya ekonomi global sehingga membuat permintaan domestik menjadi meningkat. Selain itu, alasan lainnya adalah adanya reformasi politik dan peningkatan konektivitas penerbangan juga memegang peranan penting bagi pasar perhotelan Asia Pasifik di 2015,” demikian dikutip dari laporan “Hotel Views 2015” Cushman & Wakefield pada Senin (12/01/2015) lalu.

Industri pariwisata kawasan Asia Tenggara kini sedang diterpa gangguan geopolitik dan beberapa insiden yang disayangkan, namun minat pengunjung terhadap Indonesia tidak berkurang. Average Room Rates (ADR) Jakarta diperkirakan akan meningkat sebesar 15 persen menjadi Rp 1,2 juta pada akhir 2014, sedangkan pertumbuhan ADR di Bali megingkat 9 persen dari tahun 2014.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link