
Propertynbank.com – Dalam upaya mendukung program strategis pemerintah 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Realestat Indonesia (REI) menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi konstruksi AutoKon untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pembangunan perumahan nasional melalui digitalisasi sistem pengawasan proyek.
Program 3 Juta Rumah difokuskan untuk menyediakan hunian layak di kawasan pedesaan, pesisir, dan perkotaan, sekaligus mengurangi backlog perumahan nasional. Sebagai asosiasi pengembang perumahan terbesar di Indonesia, REI berkomitmen untuk mendukung program ini dengan menghadirkan perumahan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis menuju efisiensi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas proyek perumahan. REI, kata dia, bertekad untuk menyukseskan program 3 juta rumah dan menjaga kualitas produk perumahan anggota REI.
“Pengembang membutuhkan solusi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan mutu pembangunan, serta membantu konsumen mendapatkan produk perumahan yang berkualitas,” ujar Joko Suranto di sela-sela penandatanganan kerjasama di Jakarta, Kamis (31/10).
Lebih lanjut, Joko menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi dalam keberlanjutan bisnis pengembang. “Kalau hari ini tidak lebih baik dari kemarin, maka kita termasuk orang yang merugi. Dalam konteks bisnis, itu berarti kualitas yang lebih baik, waktu yang lebih efisien, dan biaya yang lebih terukur,” tambahnya.
Baca Juga : REI Respon Kepedulian Presiden Prabowo Soal Pentingnya Rumah
AutoKon menghadirkan solusi teknologi yang memungkinkan pengembang perumahan memantau perkembangan proyek secara real time, mengelola kualitas konstruksi, dan mempersiapkan proses serah terima dari kontraktor ke pengembang dengan lebih cepat dan akuntabel.
Direktur Utama AutoKon, Sulistio S. Reksoprodjo, menjelaskan bahwa sistem ini dibuat khusus untuk kebutuhan pengembang di Indonesia. “AutoKon dirancang untuk memberikan kendali, kecepatan, dan kesederhanaan bagi pengembang tanpa kerumitan teknis. Kami ingin membantu mereka membangun rumah berkualitas dengan cara yang efisien dan terukur,” ungkap Sulistio.
Keunggulan AutoKon terletak pada penggunaan aplikasi berbasis WhatsApp, yang menjadikan sistemnya mudah diakses tanpa memerlukan kemampuan teknis khusus. Fitur utama AutoKon meliputi pemantauan Kemajuan Proyek, dokumentasi dan pelacakan progres konstruksi secara langsung melalui WhatsApp.
Baca Juga : Akad Massal Serentak 26.000 KPR FLPP, BP Tapera Raih Rekor MURI
Lalu, kesiapan serah terima. Pembuatan laporan otomatis lengkap dengan dokumentasi untuk mempermudah proses serah terima proyek. Dan implementasi yang mudah. Dirancang agar intuitif dan praktis bagi tim lapangan yang tidak memiliki latar belakang teknologi.
Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi digital di sektor properti Indonesia. Melalui penerapan sistem pengawasan digital, proyek pembangunan diharapkan dapat berlangsung lebih efisien, transparan, dan menghasilkan produk perumahan yang lebih berkualitas.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membantu pengembang dalam meningkatkan produktivitas dan pengendalian kualitas, tetapi juga berkontribusi secara nyata terhadap keberhasilan program 3 juta rumah yang menjadi prioritas nasional.
















