
Propertynbank.com – Menjelang libur akhir tahun, perhatian masyarakat biasanya tertuju pada aktivitas di luar rumah. Namun, ada satu hal penting yang kerap luput dari perhatian, yakni kondisi peralatan elektronik di rumah yang akan ditinggalkan. Padahal, perangkat elektronik rumah tangga memiliki peran vital dalam menjaga kenyamanan sekaligus keamanan hunian.
Produk elektronik seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan dispenser umumnya memiliki usia pakai rata-rata antara 8 hingga 15 tahun. Masa pakai tersebut sangat bergantung pada intensitas penggunaan serta perawatan yang dilakukan. Tanpa pemeliharaan rutin, kinerja perangkat dapat menurun dan berpotensi menimbulkan masalah, mulai dari pemborosan energi hingga risiko keselamatan.
Beberapa komponen krusial perlu mendapat perhatian khusus. Pada AC, misalnya, filter dan sistem pendingin harus dijaga kebersihannya agar tidak membebani mesin. Kulkas memerlukan kompresor yang bekerja optimal serta karet pintu yang masih rapat. Mesin cuci perlu motor dan sistem pembuangan yang bersih, sementara dispenser memiliki elemen pemanas yang rentan bermasalah jika jarang dirawat. Kelalaian pada bagian-bagian ini bisa memicu kebocoran, gangguan listrik, bahkan korsleting.
Chief Strategy Officer Pinhome, Qurrat Aynun Abu Ayub, mengingatkan bahwa risiko perangkat elektronik justru meningkat saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama, terutama pada alat yang menggunakan daya listrik tinggi atau menghasilkan panas. Kerusakan komponen, instalasi yang tidak sesuai standar, serta minimnya perawatan rutin dapat menjadi pemicu masalah serius.
Baca Juga : Raker dan Gathering Journalist Media Network di Bandung, Matangkan Strategi Bisnis 2026
Menurutnya, banyak perangkat elektronik sebenarnya sudah memberi tanda-tanda awal kerusakan, seperti suara tidak normal, suhu berlebih, atau performa yang mulai menurun. Tanda-tanda ini sebaiknya tidak diabaikan, terutama sebelum pemilik rumah bepergian dalam waktu cukup lama.
“Sering kali fokus kita hanya pada perjalanan saat liburan, padahal kondisi rumah dan peralatan elektronik yang ditinggalkan juga perlu dipastikan aman agar tidak menimbulkan masalah saat kita kembali,” ujarnya.
Cek Keamanan Elektronik Sebelum Libur Akhir Tahun
Agar rumah tetap aman selama ditinggal, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Pastikan Kulkas Berfungsi Normal
Sebelum berangkat, periksa isi kulkas dan singkirkan bahan makanan yang mudah rusak. Pastikan suhu pendingin bekerja optimal dan lampu kulkas menyala normal sebagai indikator sistem berjalan baik.
- Matikan Dispenser Saat Tidak Digunakan
Dispenser yang terus menyala berpotensi memicu gangguan listrik, terutama pada elemen pemanas. Mematikannya selama liburan juga membantu menjaga daya tahan komponen internal.
- Bersihkan Mesin Cuci Sebelum Ditinggal
Pastikan tabung mesin cuci kosong dan kering. Sisa deterjen atau air yang mengendap dapat menyebabkan bau, jamur, hingga gangguan fungsi setelah lama tidak digunakan.
- Cabut Perangkat yang Tidak Diperlukan
Televisi, microwave, dan berbagai perangkat elektronik kecil sebaiknya dicabut dari sumber listrik untuk mengurangi risiko korsleting dan lonjakan arus listrik.
- Perhatikan Gejala Awal Kerusakan
Jika kulkas terasa kurang dingin, mesin cuci mulai lambat berputar, atau dispenser mengeluarkan suara tidak biasa, sebaiknya lakukan pengecekan lebih lanjut sebelum rumah ditinggal.
Baca Juga : Perkuat Perdagangan Industri Kreatif, Indonesia Asean Stationery & Gifts Expo 2025 Resmi Di Buka
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan hunian, Pinhome Home Service juga menyediakan layanan perawatan perangkat elektronik rumah tangga, mulai dari dispenser, kulkas, hingga mesin cuci. Dengan dukungan teknisi tersertifikasi dan sistem layanan yang transparan, layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga performa perangkat elektronik sekaligus memperpanjang usia pakainya.
“Melalui layanan ini, kami ingin membantu masyarakat berlibur dengan lebih tenang tanpa perlu khawatir terhadap kondisi elektronik di rumah,” tutup Qurrat.
















