
Propertynbank.com – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP), Fahri Hamzah, menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) XI REI DKI Jakarta tahun 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, 7 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Wamen Fahri Hamzah menyampaikan bahwa program pembangunan perumahan nasional sejalan dengan pemikiran dasar Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan dua hal penting: mengatasi kebobolan dan mengatasi penyimpangan. Sebagai upaya mengatasi penyimpangan inilah, menurut Fahri, pemerintah mencanangkan program pembangunan tiga juta rumah untuk rakyat.
Lebih lanjut, Fahri menegaskan bahwa sektor perumahan akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. “Dengan tiga program utama di sektor perumahan, kami telah menghitung bahwa total perputaran ekonomi dapat mencapai sekitar Rp310 triliun per tahun. Kontribusi ini berpotensi menambah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 1 hingga 1,3 persen dari target 8 persen yang dijanjikan Presiden Prabowo,” jelasnya.
Pemerintah, kata Fahri, telah menetapkan tiga prioritas utama dalam kebijakan perumahan, salah satunya adalah program renovasi dua juta rumah yang akan dimulai pada tahun anggaran mendatang. Program ini akan dialokasikan anggaran sekitar Rp43 triliun dan ditujukan bagi masyarakat yang telah memiliki rumah, terutama di desa, tetapi memerlukan renovasi agar rumahnya menjadi layak huni.
Baca Juga : REI DKI Jakarta Inisiasi Pembentukan Jakarta Real Estate Fund Senilai Rp100 Triliun
Sebagai informasi, dalam Musda tersebut, Arvin F. Iskandar kembali terpilih menjadi Ketua REI DKI Jakarta periode 2025-2028, yang didampingi Ghofar Razaq Nazila sebagai Sekretaris dan Yoke Prayogo selaku Bendahara.
Wamen Fahri Hamzah Hadiri Bedah Buku
Sebelumnya, Fahri Hamzah menghadiri acara bedah buku berjudul Jalan Keadilan Sumitro Djojohadikusumo yang diselenggarakan di Gedung Techno Park, Universitas Indonesia, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Acara ini menjadi ruang reflektif atas gagasan, perjuangan, dan warisan pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo dalam membangun fondasi ekonomi dan keadilan sosial di Indonesia.
Bedah buku ini turut dihadiri oleh keluarga besar almarhum Sumitro, Anak dari Almarhum Sumitro Hashim Djojohadikusumo dan Cucu Almarhum Aryo Djojohadikusumo. Selain itu, hadir pula jajaran Wakil Menteri Kabinet Merah Putih seperti Imanuel Ebenezer, Nezar Patria, Mugiyanto Sipin, dan Muhammad Qodari.
Baca Juga : Wamen PKP Fahri Hamzah Bahas Strategi Untuk Program 3 Juta Rumah Dengan BAPPENAS
Kegiatan ini bukan hanya menjadi forum diskusi ilmiah, namun juga pengingat akan nilai-nilai perjuangan generasi pendahulu yang terus relevan dalam menghadapi tantangan zaman kini, termasuk persoalan kesenjangan sosial ekonomi dan akses terhadap kebutuhan dasar rakyat.
Buku Jalan Keadilan Sumitro Djojohadikusumo menjadi dokumentasi penting atas peran Sumitro dalam sejarah kebijakan ekonomi Indonesia, serta warisan nilai dan etika yang masih menjadi inspirasi lintas generasi hingga hari ini.
















