
Propertynbank.com – Sebagai pengembang utama kawasan Gading Serpong, Paramount Land sudah mempersiapkan sejumlah langkah guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut. Terlebih lagi, saat ini Gading Serpong telah menjelma menjadi kawasan yang padat karena dilengkapi dengan berbagai area komersial yang ramai dikunjungi.
Jika dibandingkan dengan kawasan lainnya di barat Jakarta, Gading Serpong merupakan kawasan paling strategis karena berada di tengah-tengah pengembangan kawasan besar lainnya, yaitu Alam Sutera, BSD, Karawaci, dan lainnya. Tak heran jika value kota ini terus naik, sehingga sangat cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tinggal, bekerja, hingga berinvestasi.
Saat ini, Gading Serpong telah dihuni oleh lebih dari 120.000 penduduk (di luar komuter harian). Lebih dari 40 klaster aktif ada di kawasan ini. Data terakhir menyebutkan bahwa jalan utama di Gading Serpong dilintasi tak kurang dari 15.000 kendaraan per jam sehingga, membuat kawasan komersial semakin hidup dan aktivitas bisnis juga terus meningkat.
Direktur Paramount Estate Management, Oktavianus Ekowibowo mengatakan, kehadiran 40 klaster aktif dan ruko-ruko yang jumlahnya mencapai 48 lokasi di kawasan Gading Serpong, membuat kawasan ini sangat hidup dan membutuhkan penanganan lalu lintas yang baik. Paramount Land, kata dia, menyadari bahwa jika dikelola dengan baik, maka nilai properti di kawasan tersebut akan terus meningkat.
“Saat ini semua ruas jalan yang menghubungkan Gading Serpong dengan sekelilingnya mayoritas sudah tersambung. Kemudian akses utama menuju arah Jakarta melalui tol juga kita permudah, termasuk kita buat perubahan di beberapa jalan utama seperti tempat putar balik untuk memperlancar lalu lintas. Sebelumnya ada enam titik, sekarang sudah menjadi ada sembilan titik di lokasi-lokasi strategis,” ujar Eko beberapa waktu lalu di Gading Serpong.
Baca Juga : Paramount Land Raih Developer of The Year di IPBA ke XIX Tahun 2025
Langkah tersebut, sambung Eko, dilakukan untuk menunjang kelancaran dan aksesibilitas warga Gading Serpong. Bahkan, sebelumnya Paramount Land, besama Sinar Mas Land dan Summarecon telah berkolaborasi membangun jalan tembus sehingga membuat Gading Serpong menjadi lebih hidup. “Investasi jadi lebih naik, bernilai tinggi, dan warga lebih bahagia,” ujarnya.
Menurut Eko, sebuah kota seperti Gading Serpong membutuhkan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, serta kolaborasi aktif dari pemerintah maupun swasta. Dari sisi swasta, perlu adanya inisiatif aktif dari pengembang setempat sebagai komitmen dalam mengembangkan kota. Maka perlu dikaji ulang secara berkala adalah infrastruktur dan lalu lintas kota.
Selain itu, untuk mengantisipasi pertumbuhan kota Gading Serpong, Paramount Land menghadirkan traffic management system yang mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan lalu lintas, mengurai kemacetan, dan mengatasi permasalahan lalu lintas lainnya. Solusi lainnya adalah pengadaan atau sebaliknya peniadaan lampu merah, pembukaan akses jalanan baru, hingga pengkajian ulang persimpangan jalan.
Semua langkah tersebut, diharapkan dapat memberikan kepastian dan kenyamanan kepada calon penghuni atau investor, bahwa investasi di Paramount Gading Serpong memiliki nilai yang stabil dan jangka panjang. Di samping itu, juga menjadi bukti bahwa investasi di Gading Serpong memiliki peluang yang tinggi, karena banyaknya usaha bisnis yang ramai dan viral di Gading Serpong.
Siapkan Jalan Baru di Gading Serpong
Planning & Design Director Paramount Land, Henry Napitupulu menambahkan, ada beberapa penambahan jalan baru yang bertujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas di jalan utama Gading Serpong. Sejumlah kawasan komersial baru juga dihadirkan di lokasi-lokasi tersebut agar pengunjung tidak terkonsentrasi di jalan utama atau boulevard.
“Kalau tadinya ada sebagian jalan yang merupakan jalan kecil dengan row 12 ya, maka kami perlebar hingga row 16, sehingga kawasan tersebut juga ikut berkembang karena kami melihat ada potensi disana. Lalu jika lampu merah menjadi penyebab kemacetan, maka kita hilangkan dengan mengganti sistem putar balik atau memutar arah kendaraan,” jelas Henry.

Lebih rinci dia menjelaskan, modifikasi jalan dan pembukaan akses jalanan baru mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis dan pengenalan produk komersial baru, salah satunya produk komersial premium yang akan segera launching pada Agustus 2025 di daerah Aniva yang saat ini sedang hype dan viral.
Menurut Henry, meningkatnya minat terhadap properti di kawasan terintegrasi di Paramount Gading Serpong adalah karena pengelolalan kawasan yang menyeluruh. Bukan hanya bangunannya saja yang dirancang premium, tetapi juga lingkungan sekitarnya, akses jalan diperhitungkan, titik kemacetan diurai, dan jalur baru dibuka agar mobilitas masyarakat tetap lancar.
Baca Juga : Utamakan Kualitas dan Tepat Waktu, Paramount Land Serahterimakan 2 Produk Komersial Di Gading Serpong
Sekedar informasi, saat ini, Paramount Land sedang mempersiapkan kawasan bisni terbaru dan akan diluncurkan pada Agustus 2025. Produk bertajuk Grand Boulevard Aniva – Studio Loft ini berada di gerbang utama koridor Aniva. Keunggulannya berlokasi tepat di pertigaan perbatasan Aniva dan Pasadena dan ditunjang kawasan Aniva yang sangat hype dengan komersial semua sudah sold out.
Selain itu, Paramount Land juga masih memasarkan Maxim Square, produk komersial pertama di Victoria Central District yang berlokasi tepat menghadap jalan utama Boulevard Raya Gading Serpong ROW 45 (sebelah SOHO Office Park). Tipe Studio Loft memiliki fitur yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu videotron ready pada fasad gedung bagian atas sebagai media interaksi dan komunikasi pemilik usaha.
Untuk bangunannya, dirancang dengan konsep multi tenancy dengan lift dan tangga di area depan, memungkinkan lebih dari satu tenant beroperasi pada lantai yang berbeda di satu gedung. Pada lantai atas terdapat area skyview lounge untuk berbagai kegiatan yang memerlukan aktivitas ruang terbuka.
Sedangkan produk hunian yang sedang dipasarkan adalah Matera Signature, hunian premium dengan konsep berkelanjutan seperti efisiensi energi diantaranya EV charging ready, potable water, solar panel system with battery, solar water heater, material ramah lingkungan yang telah teruji, desain ramah lingkungan seperti akses cahaya dan udara yang nyaman, ruang tidur ekstra luas.
Hunian juga dilengkapi fasilitas untuk memaksimalkan kualitas hidup dan kesehatan, seperti jalan klaster luas ROW 12, green jogging track, thematic garden, fasilitas Matera Community Club dan Maggiore Hills Park. Sangat dengat juga dengan kawasan bisnis Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, dan akses menuju BSD, Jalan Raya Serpong.
Kemudian, Pasadena Central District salah satu proyek unggulan yang dikembangkan oleh Paramount Land saat ini, yakni kawasan komersial dan hunian seluas 40 hektar yang mengusung 10 Minutes City Concept. Beberapa produk yang telah dikenalkan di Pasadena Central District antara lain hunian premium Pasadena Grand Residences, komersial Pasadena Square, Pasadena Square Business Loft. Kawasan ini terhubung langsung ke akses jalanan baru menuju BSD.















