Antisipasi Lonjakan Kasus, Wisma Atlet Si Jalak Harupat Jadi Tempat Isolasi

0
Rumah Susun (Rusun) Wisma Atlet Si Jalak Harupat

UMUM – Rumah Susun (Rusun) Wisma Atlet Si Jalak Harupat menjadi tempat isolasi terpusat (Isoter) masyarakat yang terpapar Covid-19.

Ini adalah dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien sekaligus untuk penanganan Covid-19. 

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Kiagoos Egie Ismail mengatakan, pihaknya akan menyerahkan pengelolaan dan pemanfaatan rumah susun (Rusun) sebagai Isoter tersebut kepada pihak BNPB dan Pemerintah daerah setempat.

Rusun tersebut telah ditinjau oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidirus, Bupati Kabupaten Bandung H. Dadang Supriatna dan Direktur RSUD Al-Ihsan dr. Dewi Basmallah.

Rusun Wisma Atlet Si Jalak Harupat berlokasi di Jalan Soreang Kutawaringin, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rusun ini terdiri dari satu tower setinggi tiga lantai dengan jumlah unit hunian sebanyak 44 unit tipe 36.

Memiliki warna cat dinding abu-abu, rusun tersebut memiliki bentang bangunan berukuran Panjang 61,25 meter dan lebar 14,9 meter. Rusun ini berdiri di atas lahan seluas  89,91 meter  x 39,08 meter dan dibangun oleh Balai P2P Jawa II Ditjen Perumahan kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT. Adicipta Karya Hernanda dan Manajemen Konsultan PT. Gapssary Mitra Kreasi KSO Fatek Consultant Engineering. Total anggaran untuk pembangunan Rusun ini senilai Rp 18,14 Miliar.

Bupati Bandung menyampaikan terimakasih kepada Kementerian PUPR karena bangunan Rusun Wisma Atlet Si Jalak Harupat sangat memberikan manfaat dan membantu Pemkab Bandung dalam masa pandemi ini. Pemkab Bandung rencananya akan menggunakan wisma atlet untuk tempat isolasi terpusat bagi pasien yang mengalami gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG).

“Kami mendukung penuh program penanganan Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah. Di Rusun ini akan tersedia 88 bed yang disiapkan untuk menunjang pelayanan isolasi di wisma tersebut yakni 80 bed untuk pasien dan  delapan bed untuk petugas kesehatan,” ungkap Bupati.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 181

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link