Property & Bank

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Asprumnas Puji Kebijakan Fiskal Menteri Keuangan

asprumnas
Ketua Umum DPP Asprumnas, Muhammad Syawali (kiri) bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan para ketua asosiasi pengembang

Propertynbank.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) memberikan aprsiasi kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan berbagai kebijakannya yang mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya kepada sektor properti. Selain itu, organisasi pengembang properti ini juga memuji kinerja Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman yang mendukung tumbuhnya industri properti.

Ketua Umum DPP Asprumnas, Muhammad Syawali mengatakan, kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani sepanjang 6 (enam) bulan terakhir, terbilang sangat spektakuler. Menurut dia, semua kebijakan dan aturan yang diterapkan sangat membantu program Asta Cita Presiden Prabowo.

“Hal ini tentu sangat sejalan dengan program 3 juta unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang merupakan salah satu program unggulan pak Praboow. Selain itu, kebijakan-kebijakan fiskal lainnya dari seluruh anggota kabinet pak Prabowo, juga sangat mendukung dan pro rakyat,” tegas Syawali.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah paket kebijakan tersebut antara lain bantuan subsidi upah (BSU) yang diberikan untuk pekerja padat karya dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Lalu ada juga BSU untuk guru honorer, diskon Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta diskon tarif tol dan tarif transportasi guna mendorong daya beli masyarakat. “Kami sangat yakin bahwa 8 % pertumbuhan ekonomi dapat tercapai,” ujarnya.

Syawali menambahkan, kebijakan Menteri Keuangan yang juga patut diapresiasi adalah dengan adanya penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2025, yang sebelumnya disepakati sebesar 220.000 unit, naik menjadi 350.000 unit. Dengan berbagai cara terbaik, sambungnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani lakukan demi terwujudnya program penyediaan rumah untuk MBR.

Baca Juga : Aturan Luas Tanah Rumah Subsidi Jadi Polemik, Menteri PKP Minta Masukan Asosiasi Pengembang

“Yang juga sangat membantu masyarakat adalah, kebijakan pemerintah yang memprioritaskan kemudahan kepemilikan rumah perkotaan, perdesaan dan masyarakat nelayan tepi pantai seluruh Indonesia,” tegas Syawali yang belum lama ini mengunjungi proyek perumahan anggota pengembang di daerah-daerah sekitar Jawa Barat.

Asprumnas Konsen Bangun Rumah Berkualitas

Sejak dipercaya menjadi nahkoda di Asprumnas, Syawali menegaskan bahwa organisasi yang dia pimpin mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah yang bertujuan agar rumah yang dibangun berkualitas. Asprumnas sangat konsen dengan kualitas konstruksi bangunan.

Baca Juga : Pemerintah Naikkan Kuota FLPP Tahun 2025 Menjadi 350.000 Unit

Hal ini, kata dia, demi mewujudkan sebuah hunian yang layak untuk dihuni, memenuhi kriteria rumah yang sehat dan merupakan rumah yang siap untuk ditempati, bukan siap untuk direnovasi. Asprumnas mendukung program-program pemerintah yang tujuannya untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Organisasi ini selalu menargetkan untuk membangun rumah subsidi sebanyak-banyaknya dan sebagus-bagusnya sesuai permintaan pasar. Hal ini tidak hanya berlaku bagi rumah komersial yang sudah pasti memiliki kualitas bagus, tapi juga untuk rumah subsidi. Kami berupaya membangun rumah material dan bahan bangunan yang sudah teruji kualitas, khususnya dari segi konstruksi,” kata Syawali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan