Property & Bank

Bank Mandiri Fasilitasi Kredit Senilai Rp 100 Miliar Bagi Pelaku UKM Infrastruktur

ekonomi indonesia, arsitektur lokal indonesia, bank mandiri
Kawasan perkantoran Jakarta

Propertynbank.com – Bank Mandiri terus memberikan komitmennya untuk mendukung sektor pembangunan infrastruktur di Indonesia. Bank Mandiri saat ini sedang mengakselerasi pertumbuhan sektor jasa konstuksi infrastruktur terutama dalam pemeliharaan jalan tol.

Dalam hal ini Bank Mandiri menyiapkan fasilitas kredit fasilitas kredit talangan kepada pelaku UKM yang menjadi supplier/sub kontraktor PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) untuk membiayai operational dan memenuhi belanja modal.

Bank Mandiri sudah menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp 100 Miliar untuk disalurkan kepada supplier/sub kontraktor JMTM. Fasilitas ini akan berjalan selama satu tahun dengan masa pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak yang terlibat.

Baca Juga : Menuju Beyond Digital, Ini Strategi Bank Mandiri

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan fasilitas untuk pembiayaan ini sudah memiliki peran yang strategis sejalan dengan upaya Bank Mandiri untuk mendukung JMTM dalam meningkatkan hubungan dengan supplier/sub kontraktor dan juga meningkatkan kualitas delivery pekerjaan kepada JMTM yang memang fokus bisnis untuk pemeliharaan jalan tol.

“Kerja sama ini sebagai bukti komitmen Bank Mandiri hadir untuk negeri, serta mensukseskan sinergi antar BUMN. Sementara fasilitas kredit untuk value chain ini merupakan inisiatif produk pembiayaan khusus yang dikembangkan Bank Mandiri untuk mengoptimalisasi nilai tambah yang bisa diberikan kepada nasabah group korporasi,” kata Aquarius dikutip dari beritasatu.com pada Kamis (28/12/2023).

Acara penandatanganan perjanjian kerjasama ini dihadiri SVP SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo, Direktur Utama JMTM Rudy Hardiansyah, dan beberapa perwakilan dari Bank Mandiri.

Kinerja Bank Mandiri

Sampai saat ini Bank Mandiri sudah mencatat pertumbuhan signifikan dalam penyaluran pembiayaan value chain dengan berbagai group korporasi di Indonesia, mencapai 16,9 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 13,8 triliun sampai September 2023.

Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga memperkenalkan layanan digital perbankan Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri kepada JMTM. Salah satu fitur utama dari layanan digital ini adalah Portal Kopra by Mandiri, yang menyediakan akses tunggal ke berbagai layanan digital seperti Mandiri Cash Management (MCM) 2.0, Mandiri Financial Supply Chain Management (MFSCM), Mandiri Global Trade (MGT), Mandiri e-FX, Mandiri Smart Account (MSA), dan Mandiri Online Custody.

Baca Juga : Bank Mandiri Gandeng LinkTown, Strategi Genjot Pertumbuhan KPR Primary

Selain itu Portal Kopra juga memudahkan pengguna MFSCM dalam mendaftarkan para calon supplier value chain ke sistem bank melalui fitur Online Onboarding Value Chain. Fitur ini dapat dilakukan dengan dua metode, yakni pendaftaran secara bulk oleh principal dan secara satu per satu oleh supplier. Sekaligus, tidak terdapat biaya atas penggunaan Online Onboarding Value Chain oleh nasabah.

“Konsep single access Kopra by Mandiri membuat nasabah lebih praktis dan holistik dalam menjalankan aktivitas finansial dan pemantauan transaksi keuangan, efisien dan mudah mengakses informasi produk di Bank Mandiri. Serta memberikan kemudahan kontrol, alokasi dan monitoring funding, serta lending di level entitas maupun grup usaha,” katanya. (Nabilla Chika Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini