Monday , August 10 2020
Home / Breaking News / Di Tengah Pandemi, Minat Konsumen Beli Proyek TOD Masih Tinggi

Di Tengah Pandemi, Minat Konsumen Beli Proyek TOD Masih Tinggi

LRT City
Salah satu proyek LRT City yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti (ACP)

BERITA PROPERTI – Perusahaan pengembang spesialis proyek berkonsep Transit Oriented Development (TOD), Adhi Commuter Properti (ACP) mengaku minat masyarakat untuk membeli proyek-proyek yang dipasarkan masih cukup tinggi, meskipun wabah pandemi Covid – 19 tengah melanda di hampir seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

“Minat konsumen terhadap produk properti dari kami khususnya LRT City masih tinggi karena kami memiliki kekuatan konsep pengembangan berbasis TOD. Namun, adanya kondisi saat ini, tentu prioritas sebagian calon konsumen bergeser dan meminta waktu sampai kondisi pandemi ini dapat teratasi dengan baik untuk dapat melakukan transaksi,” ujar Direktur Utama Adhi Commuter Properti, Rizkan Firman menjawab propertynbank.com, Kamis (9/4).

BACA JUGA :   Mulai Dibangun Juni 2019, 3.000 Unit Rumah ASN, TNI/Polri di Palembang

Meskipun kondisi yang mengalami penurunan drastis, tutur Rizkan, transaksi penjualan beberapa proyek masih tetap berjalan, walau dengan kondisi keterbatasan team sales yang ada, tidak dapat bertemu langsung dengan calon konsumen. Ia juga mengakui saat kondisi pandemi covid 19 sekarang berpengaruh pada pencapaian target.

“Adanya pembatasan agar tidak ada pertemuan, kami lebih fokus pada konsep digital marketing, termasuk memanfaatkan social media semaksimal mungkin untuk menjangkau konsumen baru. Kami juga me-maintain komunikasi dengan konsumen setia karena sementara ini konsumen dan calon konsumen belum dimungkinkan ke lokasi proyek. Kami juga tampilkan video progress project secara berkala kepada konsumen,” tukas Rizkan.

BACA JUGA :   Dibangun The Park Sawangan, Bertambah Pasokan Pusat Belanja Di Depok

Strategi lain yang dilakukan adalah dengan memberikan promo khusus kepada konsumen seperti kemudahan cara pembayaran dan penawaran lainnya. Khusus selama pandemi,  dari harga pembelian konsumen akan disalurkan  1% untuk mendukung tenaga medis yang membutuhkan APD dan hal- hal lain yang diperlukan untuk memerangi wabah Covid-19.

“Kami juga memberlakuan social distancing dan program work from home di Adhi Commuter Properti. Seluruh marketing gallery kami tutup sementara termasuk kegiatan marketing dan sales off line kami tunda. Aktivitas pemasaran yang dilakukan secara offline dan melibatkan interaksi secara langsung dihentikan untuk sementara, dan digantikan dengan digital marketing,” ujar Rizkan.

Adhi Commuter Properti (ACP), siap melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO)

Lebih lanjut dijelaskan Rizkan, pemasaran melalui online atau digital semua produk LRT City dari Adhi Commuter Property dapat diakses melalui www.lrtcity.com, Instagram: @lrtcity , Facebook : LRT City, Twitter @lrtcity dan Youtube channel LRT City, atau langsung menghubungi tim marketing. Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat bahwa saat ini berbagai penawaran khusus dan menarik yang diberikan kepada calon konsumen, merupakan waktu yang tepat untuk bertransaksi.  “Membeli produk properti kami di LRT City dengan konsep TOD, berpeluang mendapatkan return tinggi dari sisi investasi,” katanya.

BACA JUGA :   Lampaui Target, Penjualan Sentra Timur Di IPEX 2017

ACP, sambung Rizkan terus berupaya agar semua proses pembangunan proyek dapat berjalan dengan baik dengan  mengutamakan kepuasan konsumen. Pihaknya membagi dalam dua kategori, untuk proyek yang baru dimulai pembangunan dihentikan sementara sesuai dengan waktu yang disarankan pemerintah.

“Sedangkan proyek dengan progress pembangunan yang sudah masuk dalam tahap persiapan serah terima tetap kami lanjutkan dengan pembatasan pelaksanaan pekerjaan sesuai aturan yang berlaku. Kami juga tetap melakukan proses persiapan IPO tetap kami jalankan, dan menyesuaikan dengan kondisi market pada saat IPO tersebut kami luncurkan,” jelas Rizkan.

BACA JUGA :   Jangkau Timur Indonesia, BCA Syariah Buka Kantor Cabang di Makassar

Dalam kondisi yang kurang mendukung bagi pengembang ini,  Rizkan berharap adanya kebijakan dari pemerintah terhadap sektor properti karena sektor ini memiliki sekitar 150 lebih bisnis ikutannya yang juga ikut terdampak. Oleha karena itu, diharapkan ada stimulus dari pemerintah seperti bentuk keringanan pajak, dan stimulus dari perbankan berupa suku bunga perbankan yang menarik bagi pelaku usaha maupun konsumen properti.

“Harapan kita semua agar pemerintah dan masyarakat bisa bekerjasama mengatasi wabah Covid-19, dan bisa melewati masa ini dengan cepat dan tepat sehingga dampak yang dikhawatirkan dapat dimitigasi dengan baik,” pungkas Rizkan.

Check Also

rumah khusus

Pengembang Minta Relaksasi, Bank Tegaskan Tidak Ada Pengetatan KPR

BERITA UTAMA – Indonesia masih berpeluang untuk mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah pertumbuhan ekonomi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link