
Propertynbank.com – Laporan terbaru Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menyebutkan Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FH-UP) masuk dalam daftar fakultas hukum terbaik di Indonesia pada tahun 2025.Pencapaian ini karena FH-UP dikenal memiliki kurikulum akademik yang kuat, jaringan kemitraan yang luas, serta komitmen terhadap pengembangan mahasiswa sebagai calon profesional hukum yang tangguh dan beretika.
Prof. Dr. Eddy Pratomo, S.H., M.A. selaku Dekan Fakultas Hukum telah melakukan berbagai inovasi dan penguatan mutu akademik, guna memperkuat posisi FH-UP di tingkat nasional dan internasional. Melalui kepemimpinan Eddy Pratomo, Fakultas Hukum Universitas Pancasila yang didirikan pada tahun 1966 makin dikenal di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi saat ini.
FH-UP telah mencetak ribuan lulusan yang kini aktif berkarier sebagai hakim, jaksa, advokat, dosen, notaris, hingga konsultan hukum. Dengan pengalaman lebih dari lima dekade, FH-UP terus bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman serta beradaptasi dengan dinamika hukum global.
Visi yang diusung FH-UP adalah menjadi Fakultas Hukum yang unggul dalam pengembangan ilmu hukum berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan berdaya saing global. Visi ini tercermin dalam setiap aspek akademik dan pengembangan mahasiswa, baik melalui kurikulum yang selalu diperbarui, kegiatan kemahasiswaan, maupun kerja sama strategis dengan institusi nasional dan internasional.
Adapun program pendidikan hukum ada di FH-UP antara lain :
Baca Jaga : Universitas Pancasila Kukuhkan 896 Wisudawan, Komitmen Cetak Generasi Muda Cerdas Berintegritas
Program Sarjana (S1) Ilmu Hukum
Mahasiswa dapat memilih konsentrasi dalam berbagai bidang seperti Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Internasional, dan Hukum Bisnis. Kurikulum S1 dirancang adaptif terhadap perkembangan regulasi dan praktik hukum nasional maupun internasional.
Program Magister (S2) Ilmu Hukum
Fokus pada pengembangan akademik dan keahlian praktis di tingkat lanjut, termasuk riset hukum, dengan pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi senior.
Program Doktor (S3) Ilmu Hukum
Ditujukan bagi para profesional dan akademisi yang ingin mendalami penelitian hukum di level tertinggi.
Kurikulumnya dirancang untuk mencakup bidang-bidang seperti Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Internasional, dan Hukum Bisnis. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami aspek teoretis, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan klinik hukum, penelitian, serta pelatihan peradilan semu (moot court).
Fakultas Hukum Universitas Pancasila Aktif Gelar Seminar
FH-UP juga dikenal aktif dalam menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan diskusi publik tentang isu-isu hukum kontemporer. Hal ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk terus mengikuti perkembangan hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga : Helldy Agustian : Alumni Universitas Pancasila Ini Terpilih Jadi Walikota Cilegon
Dari sisi tenaga pengajar, FH-UP didukung oleh dosen-dosen berpengalaman yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi. Banyak di antara mereka merupakan pengacara senior, arbiter, peneliti hukum, hingga tokoh penting di lembaga-lembaga negara. Fasilitas kampus pun sangat mendukung proses pembelajaran, mulai dari perpustakaan hukum yang lengkap, ruang peradilan semu, laboratorium komputer hukum, hingga akses ke jurnal dan database hukum internasional.
FH-UP juga menjalin kemitraan dengan berbagai institusi strategis seperti Mahkamah Agung Republik Indonesia, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan berbagai lembaga swadaya masyarakat. Tak hanya itu, FH-UP juga memiliki jaringan kerja sama dengan universitas mitra di Belanda, Australia, dan Jepang yang membuka peluang program pertukaran mahasiswa dan kolaborasi riset.
Keunggulan Fakultas Hukum Universitas Pancasila juga dibuktikan melalui status akreditasi Unggul yang diperoleh dari BAN-PT. Capaian ini menjadi pengakuan atas mutu pendidikan hukum yang diberikan, serta profesionalisme pengelolaan institusi yang terus dikembangkan dari waktu ke waktu.
Saat ini Universitas Pancasila dipimpin oleh Prof. Dr. Adnan Hamid, S.H., M.H., M.M. sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Rektor. Di bawah kepemimpinan beliau, Universitas Pancasila terus menunjukkan kinerja akademik yang progresif serta penguatan tata kelola menuju World Class University.
Baca Juga : Dikukuhkan Jadi Gubes Universitas Pancasila, Ini Profil Empat Wanita inspiratif
Dengan rekam jejak panjang, komitmen terhadap kualitas, serta jaringan yang luas, Fakultas Hukum Universitas Pancasila layak menjadi pilihan utama bagi generasi muda yang ingin menjadi bagian dari solusi atas tantangan hukum masa depan. Masuknya FH-UP dalam daftar fakultas hukum terbaik Indonesia tahun 2025 menjadi bukti bahwa pendidikan hukum yang berkualitas tidak hanya lahir dari tradisi, tetapi juga dari inovasi yang berkelanjutan.
Tokoh Nasional di YPPUP
FH-UP merupakan bagian dari Universitas Pancasila yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP), sebuah badan hukum yang berperan penting dalam menjaga arah dan pengembangan institusi. Yayasan ini dipimpin oleh tokoh-tokoh nasional yang memiliki integritas tinggi dan komitmen kuat terhadap pendidikan.
Ketua Dewan Pembina dipimpin oleh Dr. (HC). Ir. Siswono Yudo Husodo, seorang tokoh nasional, mantan menteri, dan pengusaha dermawan yang memiliki peran besar dalam pengembangan fasilitas kampus Universitas Pancasila, termasuk pembangunan masjid, gedung fakultas, dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa.
Anggota dewan pembina lainnya mencakup nama-nama penting seperti Komjen. Pol. (Purn.) Ahwil Luthan, Jenderal Pol. (Purn.) Da’i Bachtiar, Prof. Dr. Muhammad Hatta Ali, Komjen. Pol. (Purn.) Suhardi Alius, dan Prof. Bambang P. S. Brodjonegoro.
Baca Juga : Lolos Seleksi Tahap Pertama, Berikut 7 Kandidat Bakal Calon Rektor Universitas Pancasila
Dewan Pengawas dipimpin oleh Jenderal TNI (Purn.) H. Agum Gumelar, tokoh militer dan pendidikan yang dikenal menjaga prinsip akuntabilitas dalam tata kelola yayasan. Ia didampingi oleh Ir. Indra Utama, M.PWK., IPU., Ir. Handrito Hardjono, MM., MPA., MSM., dan Ir. Kiki K. Lestari, MT., akademisi sekaligus penggerak berbagai inisiatif strategis di sektor pendidikan dan sosial.
Pengurus harian yayasan dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met., mantan Rektor Universitas Indonesia, yang kini mengimplementasikan pendekatan akademik dan manajerial modern dalam memimpin yayasan. Posisi Sekretaris dipegang oleh Yoga Satrio, SH., MH., MM., seorang dosen hukum, sementara posisi Bendahara dijabat oleh Darwin Suzandi, SE., MBA., mantan Wakil Rektor Universitas Pancasila dan mantan direksi Bank BNI.
YPPUP memainkan peran besar dalam mendorong kemajuan Universitas Pancasila. Yayasan ini mendukung pembangunan infrastruktur kampus dan laboratorium berstandar internasional, serta mendorong kolaborasi akademik dengan institusi dalam dan luar negeri.















