Home / Breaking News / Jadi Topik Hangat Di Saat Pandemi, DP 0 Persen Sudah Ada Sejak 1984 Silam

Jadi Topik Hangat Di Saat Pandemi, DP 0 Persen Sudah Ada Sejak 1984 Silam

Program DP 0 diharapkan mampu mengatasi kebutuhan di DKI Jakarta (poto citizendaily.net)

KOLOM – Mengikuti berita tentang KPR dengan tanpa DP atau DP 0%, yang beredar akhir akhir ini sangat menarik. Penulis jadi ingat program Gubernur Anies pada awal 2018 yang mencanangkan Program DP 0%, mendapat sambutan negatif dari kalangan penggerak Property maupun Bank Penyalur KPR.

Bahkan sampai tahun 2020 masih sepi peminat. Penulis sempat menanggapi program DP 0% dari Anies bahkan masih dibuka di http://tumiyohaji.blogspot.com/2018/10/dp-o-rupiah-kenapa-diributkan.html?m=1.   Penulis komentari bahwa DP 0% adalah suatu terobosan, justru meringankan konsumen.  Sekarang semua pengambil kebijakan menawarkan DP 0 %.

BACA JUGA :   Cicilsewa Gandeng CIMB Niaga Syariah Luncurkan DP Program Sewa X-Tra

Dalam media Bisnis.Com, CNBC Indonesia, Detik.com selama tiga hari dari tanggal 17 sd 19 Februari 2021, semua memuat tentang DP 0%. Dari OJK dan BI sangat mendukung adanya DP 0%, dengan persyaratan tertentu. Yang tidak kalah menariknya, Dirut Taspen juga ikut mulai memikirkan bagaimana para pesertanya bisa memiliki rumah atau bisa KPR.

Dirut Taspen menjelaskan bahwa setelah operasi selama 57 tahun baru memikirkan bagaimana Perserta Taspen yang notabene ASN tidak kesulitan untuk memiliki rumah.Dengan dana yang dikelola mencapai 270 T, mulai tahun ini Taspen mempunyai Program untuk merumahkan pemegang polis atau pesertanya untuk bisa memiliki rumah dengan mudah.

BACA JUGA :   Rapot Merah OJK, Akankah Kembali ke Bank Indonesia Atau Dibubarkan ?

Sebetulnya kalau melihat Kepres no 8 tahun 1977, potongan gaji PNS atau ASN sudah ada untuk memenuhi kebutuhan rumah untuk pesertanya. Dimana potongan gaji 3,25 % disebutkan untuk THTP (Tabungan Hari Tua dan Perumahan).

Masalah KPR DP 0%, sebetulnya di kalangan ABRI/TNI/POLRI sudah dikenal sejak tahun 1984.  Kalau Taspen setelah 57 tahun berdiri baru berpikir untuk memikirkan merumahkan para pesertanya, Asabri baru berdiri 13 tahun sudah memperhatikan pesertanya.

BACA JUGA :   Pertumbuhan Bisnis 99 Group Tahun 2020 Lalu Mencapai Double-Digit

Asabri itu didirikan tahun 1971 oleh Jendral Soeharto, kemudian tahun1984 Asabri mendirikan Badan Proyek KPR.  Tupoksi Badan Proyek KPR adalah memberikan BUM (Bantuan Uang Muka) bagi Prajurit ABRI yang ingin KPR.   BUM bisa dibilang Pinjaman Uang Muka tanpa bunga.

Prajurit yang ingin KPR cukup daftar namun setiap bulannya dipotong 1/3 gaji sebagai angsuran.  Program ini sangat membantu Prajurit karena Prajurit sama sekali tidak siapkan DP atau Uang Muka.   Kapan pinjaman itu dikbalikan? Dikembalikan saat pensiun diperhitungkan dengan akumulasi potongan gaji 3,25% yang dipotong tiap bulan.

BACA JUGA :   Masih Tertekan Karena Pendapatan Turun, Analis : Hold Saham BUMN Karya

Penulis diawal 2015 sempat menulis dan dimuat di Majalah Property&Bank juga yang intinya bahwa para ANS, TNI POLRI bisa memiliki rumah gratis dengan mengembangkan potongan gaji setiap bulan.   Tulisan tersebut masih bisa dibuka di https://www.propertynbank.com/rumah-gratis-untuk-pns-prajurit-tni-polri/

Dalam tulisan tersebut penulis mengutarakan bahwa Taspen dan Asabri, bisa berbuat untuk membantu pesertanya yang belum punya rumah. Peserta Taspen dan Asabri setiap bulan iur otomatis, nah iur tersebut anggap sebagai angsuran dalam KPR.   Sayangnya Asabri mempunyai kasus yang merugikan hampir 23 T.

BACA JUGA :   Ini 6 Kiat Dari Pemerhati Rumah MBR Untuk Program Sejuta Rumah

Namun bersyukur Taspen sudah mulai memikirkan bagaimana merumahkan pesertanya.   Sangat disayangkan kalau ASN TNI POLRI sudah dipotong gaji yang dikelola Taspen dan Asabri masih dipotong untuk Tapera, tetapi untuk memiliki rumah masih dipotong angsuran lagi.   Semoga pemikiran penulis awal tahun 2015 dengan judul Rumah Gratis untuk PNS, TNI dan POLRI terwujud.

(Disunting Marsda TNI Purn Tumiyo SE/Mantan Ketua YKPP).

Check Also

Risland Indonesia Mulai Serah Terima Unit Sky House Bsd+ Fase I Juli 2021

APARTEMEN – Terus meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk mendorong tingginya kebutuhan akan tempat tinggal yang layak, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 179

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link