Wednesday , July 8 2020
Home / Breaking News / Kuota FLPP Ditambah Hingga Rp 2 Triliun, Bank BTN Gelar Akad Massal

Kuota FLPP Ditambah Hingga Rp 2 Triliun, Bank BTN Gelar Akad Massal

Akad massal di perumahan Bekasi Regency 7, Bekasi Timur, Jawa Barat

INFO PERBANKAN – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) mendapat kado istimewa di Hari Ulang Tahun KPR ke 43 yang jatuh tanggal 10 Desember. Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Bank BTN.

Adapun, sumber dana kuota FLPP tambahan sebesar kurang lebih Rp 2 triliun tersebut berasal dari dana talangan sementara dari Bank BTN dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). sedangkan dari dana FLPP sekitar Rp 2 triliun tersebut akan disalurkan dalam bentuk KPR Subsidi yang diperuntukan bagi sekitar 13.000 unit rumah.

BACA JUGA :   BRI Fasilitasi KPA Untuk Kemang Penthouse

“Alhamdulilah, Kementerian Keuangan dan Kementerian PUPR menyepakati tambahan kuota FLPP sehingga Bank BTN dapat segera menyalurkan KPR Subsidi bagi masyarakat yang sudah sangat sabar menanti kabar gembira ini,” kata Direktur Consumer dan Commercial Lending Bank BTN, Hirwandi Gafar di Jakarta, Rabu (11/12) dalam keterangan resmi.

Terkait dengan adanya penambahan tersebut, maka dalam rangka segera untuk merealisasikan penyaluran FLPP itu, Bank BTN menggelar akad massal KPR FLPP untuk sekitar 250 debitur. Kegiatan akad massal tersebut dilakukan di wilayah perumahan Bekasi Regency 7, Bekasi Timur, Jawa Barat.

Memang, sejak tahun 2015, Bank BTN menjadi mitra Kementerian PUPR menyalurkan KPR Subsidi untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah, termasuk dengan menyalurkan pembiayaan perumahan dengan skema subsisi, baik dengan Selisih Bunga (SSB) maupun FLLP. Per akhir November 2019, Bank berkode saham BBTN ini telah menyalurkan KPR dengan skema SSB untuk 98.360 unit, sementara FLPP telah disalurkan untuk 33.090 unit.

BACA JUGA :   Bangun Masjid di Talaga Bestari, Upaya Intiland Lengkapi Fasilitas Penghuni

Sejak program tersebut bergulir pada tahun 2015, hingga September 2019 Bank BTN telah berhasil merealisasikan KPR dan Kredit Penyediaan Pembangunan Perumahan sebanyak  3,10 juta unit hunian. Pada tahun 2020 mendatang , Bank BTN berupaya melakukan inovasi dalam perluasan akses KPR, khususnya segmen KPR subsidi ke komunitas atau asosiasi pekerja informal yang potensial menjadi debitur.

Dikatakan Hirwandi. sejak tahun 2017 lalu Bank BTN sudah menyalurkan KPR subsidi dengan ojek online, pengemudi taksi dan juga paguyuban profesi seperti pencukur rambut dan pedagang mie bakso. Selain itu, sambung dia, Bank BTN akan terus menjajaki asosiasi pekerja informal lain yang potensial untuk penyaluran KPR.

Sebagai catatan, Bank BTN mencatat realisasi KPR Subsidi ke ojek online dan pengemudi taksi sudah mencapai sekitar 700 nasabah. Selain KPR subsidi, untuk sektor informal Bank BTN juga menawarkan  KPR BTN Mikro. Untuk segmen ini, secara total Bank BTN telah merealisasikan sampai dengan September 2019 sebanyak 70 unit dengan jumlah outstanding lebih dari Rp 2,5 miliar.

BACA JUGA :   Broker Properti : Meikarta, Bisa Positif Atau Negatif

“Sampai saat ini Bank BTN telah menyalurkan KPR hampir ke seluruh sektor informal dan untuk tahun 2020 Bank BTN akan menyalurkan ke sektor informal khususnya mitra binaan BUMN dan Kementerian seperti BULOG, Kementerian Koperasi dan UKM,” pungkas Hirwandi.

Check Also

Teknologi pra cetak

Pemanfaatan Teknologi Pra Cetak Untuk Rusun Persingkat Waktu Pembangunan

PROPERTI – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mendorong pemanfaatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 172

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link