Property & Bank

Dikunjungi 3 Menteri, PK Group Siap Dukung Program Rumah untuk Guru

PK group
Direktur Utama Pesona Kahuripan (PK) Group, Angga Budi Kusuma (tengah) bersama , Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan)

Propertynbank.com – Pagi itu, Selasa 25 Maret 2025, perumahan Pesona Kahuripan 10 yang dikembangkan Pesona Kahuripan (PK Group) tampak begitu ramai. Pasalnya, perumahan yang terletak di Cileungsi, Bogor itu ditunjuk menjadi lokasi penyelenggaraan peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia, yang juga diikuti oleh secara online dari seluruh Indonesia.

Program Rumah untuk Guru Indonesia merupakan kolaborasi BTN, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Tujuannya agar para tenaga pendidik di seluruh Indonesia memiliki rumah yang layak huni serta harga terjangkau.

Agenda bersejarah bagi Pesona Kahuripan Group ini dihadiri pejabat penting RI antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti.

Direktur Utama Pesona Kahuripan (PK) Group, Angga Budi Kusuma yang pada saat itu tampak ceria karena menjadi lokasi penyelenggara mengungkapkan, merasa terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PK Group sebagai pusat dalam peluncuran Program Rumah untuk Guru ini.

“Kami bangga dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan kepada Pesona Kahuripan Group. Hal ini juga akan menambah motivasi kami untuk menghadirkan hunian-hunian layak huni dan berkualitas dengan harga yang terjangkau lebih banyak lagi. Saat ini ada sekitar 200-an lebih tenaga pendidik yang sudah akad dengan Pesona Kahuripan,” ucap Angga, usai peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia itu.

Puji PK Group

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu memuji kualitas rumah yang dibangun oleh Angga Budi Kusuma bersama PK Group. Selain memiliki kualitas bangunan yang sangat bagus, ada beberapa alasan dipilihnya Pesona Kahuripan-10, Cileungsi sebagai lokasi utama peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia.

Baca Juga : BTN Gerak Cepat Siapkan Rumah untuk Guru

“Pertama, lokasi perumahan ini cukup strategis serta dekat dengan fasilitas umum yang menjadi favorit para milenial, seperti sarana pendidikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dekat dengan fasilitas pendukung,” ungkap Nixon.

Perumahan tersebut dekat dengan minimarket dan pasar yang hanya berjarak 1,5 – 2 Km. Perumahan ini juga memiliki sarana ibadah (Masjid), serta tidak jauh dari sarana kesehatan, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bogor, RS Permata dan RS Hermina. Sedangkan untuk transportasi, ada terminal Cileungsi, Pintu Tol Cimanggis – Cibitung, (Nagrak, dan Narogong), serta fasilitas penunjang lainnya. Nixon menambahkan, untuk kontribusi Pesona Kahuripan terhadap rumah bagi tenaga pendidik, terdapat 217 tenaga pendidik yang sudah akad kredit.

pk group
Direktur Utama Pesona Kahuripan (PK) Group, Angga Budi Kusuma bersama 3 menteri saat kunjungan ke Pesona Kahuripan 10

Lebih lanjut Nixon menambahkan, pada tahun 2025 pihaknya menargetkan program ini dapat memberikan sebanyak 20.000 unit rumah subsidi kepada guru-guru di seluruh Indonesia dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp3,4 triliun. Sasaran program ini adalah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Honorer, maupun guru swasta yang memenuhi kriteria penerima KPR subsidi.

“Sama dengan skema pembiayaan yang digunakan adalah KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada umumnya, untuk guru non-PNS dan KPR Tapera untuk guru PNS. Fasilitas KPR subsidi tersebut mencakup bunga tetap 5% sepanjang tenor, uang muka minimal 1% dari harga rumah dengan tenor pinjaman maksimal selama 20 tahun serta mendapatkan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta,” imbuh Nixon.

Baca Juga : BP Tapera Dukung Penyediaan Rumah Untuk Guru

Sebagai tahap awal implementasi, BTN menggelar akad kredit serentak pada tanggal 25 Maret 2025 untuk 300 debitur, baik secara onsite maupun online yang tersebar di 8 wilayah masing-masing yaitu Bogor (Perumahan Pesona Kahuripan 10 sebanyak 59 debitur), Banda Aceh, Medan, Pontianak, Makassar, Bangkalan, Kupang, serta Jayapura yang mayoritas berasal dari jenjang SD, diikuti SMP dan SMA, dengan masa kerja di atas dua tahun.

“BTN bekerja sama dengan Kementerian Dikdasmen dalam konsolidasi dan verifikasi data guru yang memenuhi syarat. Program ini ke depannya akan diterapkan secara nasional,” tegas Nixon.

Sementera itu, Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) dalam sambutanya mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar “karpet merah” tidak hanya kepada investor namun juga wong cilik, dalam hal ini termasuk para guru yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain alokasi rumah subsidi untuk guru, pemerintah juga menyiapkan alokasi untuk MBR dari berbagai profesi lainnya.

“Dalam waktu dekat pemerintah sudah mengalokasikan 20.000 unit untuk guru, lalu para pahlawan devisa kita, para Tenaga Kerja Indonesia (TKI), banyak perempuan tangguh di antara mereka, kami alokasikan 20.000 unit juga. Yang ketiga adalah untuk bidan sebanyak 10.000 unit, perawat 15.000 unit, tenaga kesehatan masyarakat 5.000 unit. Kami juga sudah alokasikan untuk petani, nelayan, dan buruh. Dengan bantuan BPS, program ini bisa lebih tepat sasaran dan rumah subsidi tidak dinikmati oleh orang-orang yang tidak berhak,” pungkas Menteri Ara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan