Property & Bank

Bidik Segmen Produk Baru Di 2025, PT Arwana Citramulia Tbk Targetkan Laba Tumbuh 10%

PT Arwana Citramulia Tbk
Pabrik Arwana Ceramic, Plant II, Serang, Banten

Propertynbank.com – PT Arwana Citramulia Tbk berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp2.632,31 miliar pada tahun 2024 lalu. Pencapaian ini mengalami peningkatan sebesar 7,55% jika dibandingkan perolehan Rp2.447,44 miliar di tahun 2023. Sedangkan pada tahun 2025, Arwana Citramulia menargetkan laba tumbuh hingga 10%.

Kinerja perusahaan produsen keramik ini dipaparkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose (PE) sebagai penutup tahun buku 2024, yang diselenggarakan di Aula Nuansa, Plant II, Serang, Banten, Selasa (9/4/2025). RUPST tersebut dihadiri oleh pemilik saham, calon investor, analis dan sejumlah media nasional.

Dari RUPST tersebut, salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah persetujuan 99% dari pemegang saham yang hadir untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp43 per saham. Dengan nominal pembagian dividen tunai tersebut, maka payout ratio akan mencapai 74% dari laba bersih Rp425,97 miliar yang diraih di tahun buku 2024, sementara sisanya sebagai laba ditahan.

Chief Financial Officer PT Arwana Citramulia Tbk Rudy Sujanto menjelaskan, target PT Arwana Citramulia Tbk di tahun 2025 antara lain, penjualan bersih dicanangkan sebesar Rp3,13 triliun, meningkat 19% dibandingkan raihan penjualan bersih Rp2,63 triliun di tahun 2024.

“Sementara target laba bersih tahun 2025 dicanangkan berkisar Rp470 miliar, meningkat 10% dibandingkan raihan laba bersih Rp425,97 miliar di tahun 2024. Pencapaian target-target tersebut akan diupayakan melalui berbagai strategi yang akan dijalankan,” ungkap Rudy Sujanto usai RUPST saat sesi press conference.

Baca Juga : Asaki Harap Pemerintahan Baru Dukung Industri Keramik Lokal

Lebih lanjut dijelaskan Rudy, Arwana Citramulia mengincar penetrasi ke segmen produk baru yang belum masuk portofolio produk sebelumnya, yaitu produk porselen lantai berukuran besar. Selain itu, kata dia, juga lebih mengoptimalkan product mix dengan porsi produk keramik rectified yang lebih besar.

arwana
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose (PE) PT Arwana Citramulia Tbk

“Kedua lini produk ini menawarkan margin laba yang lebih besar, dan terbukti semakin diminati pasar. Sehingga, di tahun 2025 dan ke depannya, harga jual rata-rata yang diraih diharapkan akan semakin tinggi, dan demikian juga sales volume yang lebih besar,” tegas Rudy.

Ekspansi PT Arwana Citramulia Tbk

Chief Operating Officer PT Arwana Citramulia Tbk, Edy Suyanto menambahkan, ekspansi ke segmen porselen berukuran besar akan dipasok dari pabrik baru Plant 4D di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang ditargetkan akan mulai beroperasi di triwulan keempat tahun 2025. Plant 4D akan memiliki kemampuan untuk memproduksi hingga 18.000 m2 per hari untuk produk porselen lantai berukuran 60×60, 80×80, dan 60×120 cm.

“Sementara Plant 5C di Mojokerto, Jawa Timur, yang sebelumnya memproduksi produk porselen lantai berukuran 60×60 cm direncanakan akan juga dikembangkan untuk bisa memproduksi porselen lantai hingga berukuran 60×120 cm, di triwulan yang sama,” ujar Edy.

Baca Juga : Kunjungi Pabrik Keramik Arwana di Mojokerto, Komunitas Synergi Developer Puji Proses Produksi

Untuk memproduksi jenis produk keramik rectified, imbuh Edy, Arwana Citramulia sudah menjalankan pengalihan sejumlah lini pabrikasi sejak tahun 2023, sehingga saat ini terus bertambah dari 4 ke 11 lini pabrikasi. Pembangunan Plant 4D sendiri sudah bergulir ke tahap lanjutan. Penandatanganan kontrak pembelian mesin produksi dari Italia diselenggarakan pada tanggal 7 April 2025 yang disaksikan oleh Duta Besar Italia untuk Republik Indonesia, Roberto Colaminè, di Jakarta.

“Dengan realisasi proyek-proyek ini, segmen pasar yang akan bisa dilayani Arwana Citramulia mulai dari produk keramik 40×40 cm untuk hunian sederhana, keramik dinding beragam ukuran, keramik 50×50 dan 60×60 cm yang sedang tren, hingga produk porselen berukuran 80×80 dan 60×120 yang lazim dipasang di hunian mewah, apartemen, serta gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan,” pungkas Edy Suyanto yang juga merupakan Ketua Umum ASAKI (Aneka Industri Keramik Indonesia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan