Sunday , February 28 2021
Home / Breaking News / Siap Sambut Dana PEN Rp 500 Miliar, Bank Kalsel Luncurkan KUR Super Mikro

Siap Sambut Dana PEN Rp 500 Miliar, Bank Kalsel Luncurkan KUR Super Mikro

KUR bank kalsel
Bank Kalsel meluncurkan produk kredit program baru bernama KUR Super Mikro

INFO PERBANKAN – Dalam mengatasi dampak dari pandemi Covid-19, pemerintah telah meluncurkan program khusus yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tujuannya adalah untuk menggairahkan perekonomian kembali terutama bagi kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bahkan skala besar.

Program PEN juga memberikan dukungan likuiditas kepada perbankan di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terdampak restrukturisasi untuk kemudian menyalurkannya kepada pelaku UMKM dengan skema yang ditetapkan.

BACA JUGA :   Dukung UMKM, Bank Kalsel Kucurkan Kredit Modal Kerja Rp50 Miliar

Terkait dengan program PEN tersebut, Bank Kalsel yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengajukan proposal ke Kemenkeu untuk menjadi bank mitra penyalur dana PEN dengan nominal Rp 500 miliar.

“Pengajuan yang kami ajukan adalah sebesar Rp500 miliar, dimana nantinya akan di leverage peningkatan potensi imbal hasil- 2x lipat dari itu, sehingga totalnya menjadi Rp1 triliun. Kalau kita lihat dari apa yang sudah berjalan, Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) kan sudah diberikan sebesar Rp30 triliun, sementara penyerapan dana PEN per 14 Oktober 2020 baru sebesar 49,5%,” ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3).

BACA JUGA :   Jabat Wadirut BTPN, Darmadi Sutanto Kembangkan Platform Jenius Untuk UMKM

Lebih lanjut dikatakan Agus, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjadi salah satu penggerak utama dalam pemulihan ekonomi di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya terkait dengan bantuan stimulus permodalan kepada masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Agus menjelaskan, saat ini, kondisi Bank Kalsel menunjukkan kinerja positif, sebagai pertimbangan bahwa Bank Kalsel mampu menyalurkan dana PEN. Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Kalsel saat ini tercatat tumbuh normal sejak kuartal I hingga kuartal III Tahun 2020. Per akhir September 2020, tercatat total DPK Bank Kalsel sejumlah Rp12,95 triliun yaitu naik Rp206,64 miliar dari bulan sebelumnya.

Ditambahkan oleh Agus, beberapa hari yang lalu Bank Kalsel meluncurkan produk kredit program baru bernama KUR Super Mikro, yaitu Kredit Usaha Rakyat yang diberikan kepada pelaku usaha mikro dengan plafon sampai dengan Rp10 juta.

BACA JUGA :   Liburan Akhir Tahun, Tol Trans Sumatera Ramai Pemudik Pulang Kampung

“Tujuan penyaluran KUR ini yaitu meningkatkan dan memperluas penyaluran KUR kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil dan menengah dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” terangnya.

Sesuai dengan upaya pemulihan ekonomi, KUR Super Mikro sendiri mempunyai program sasaran khusus; pertama ibu rumah tangga yang melakukan usaha produktif dan/layak dibiayai dan yang kedua pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja yang melakukan usaha produktif dan/layak dibiayai. Persyaratan penerima Kredit Super Mikro lebih mudah dan sederhana dibandingkan persyaratan kredit lainnya.

BACA JUGA :   Pagu Anggaran Kementerian PUPR 2021 Meningkat Menjadi Rp 149,81 Triliun

Sektor usaha yang dapat dibiayai oleh KUR Super Mikro ini sangat banyak, hampir semua sektor dapat dibiayai seperti pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, makanan dan minuman, industri pengolahan kecil dan sektor usaha lainnya. Sesuai dengan namanya, KUR Super Mikro ini diharapkan dapat menjadi solusi super bagi pelaku usaha yang saat ini sedang berjuang ‘memperpanjang nafas usaha’ dalam memulihkan kondisi ekonominya maupun bagi yang ingin memulai usaha di situasi pandemi saat ini.

“Saat ini dalam masa penerapan new normal, usaha – usaha mikro dan kecil harus mulai bergerak dan mulai bangkit lagi. Usaha mikro dan kecil adalah yang paling mudah menciptakan peluang ekonomi di saat perusahaan menengah dan besar memutuskan hubungan kerja secara masif. Oleh karena itu, Bank Kalsel siap menyediakan permodalan kepada pelaku usaha mikro dan kecil dengan KUR Super Mikro. Hal ini tentunya tidak lepas sebagai upaya menggenjot produk KUR yang telah ada sebelumnya dan berjalan dengan baik, sehingga tujuan utama untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional bisa terwujud.” jelas Agus.

BACA JUGA :   Di Tengah Pandemi, Bank DKI Tetap Catatkan Pertumbuhan Kinerja Positif

Bank Kalsel dipercaya untuk menjadi mitra pemerintah dalam upaya menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional, Bank Kalsel siap menyambut dengan penyaluran dana ke sektor yang memang menjadi prioritas. Hal ini tentunya sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi dengan KUR Super Mikro yang mudah persyaratannya, murah bunganya dan tanpa disyaratkan jaminan tambahan.

Check Also

Tahun 2021 Jababeka Siap Kembangkan Smart Township di Koridor Timur Jakarta

Properti : Pembangunan infrastruktur di Koridor Timur Jakarta yang begitu masif, menjadi buruan para pelaku industri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Telah Terbit

MAJALAH
PROPERTY&BANK
EDISI 176

Klik Disini
Dapatkan Versi Digital Majalah Property&Bank Di Playstore Dan IOS.
close-link