Property & Bank

Bidik Dana Segar Hingga Rp300 Miliar, AIMS Siap Rights Issue Awal 2024

AIMS
Seorang pekerja melintas di kawasan kantor AIMS

Propertynbank.com – PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS), perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan batubara dan mulai beroperasi sejak tahun 1998, akan melakukan rights issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD), untuk dapat menggalang dana sebanyak-banyaknya Rp300 miliar.

Direktur Utama PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk, Calvin Lutvi mengatakan, rencana rights issue tersebut akan dilakukan pada tahun depan atau tepatnya di Januari 2024. Ia menegaskan, sejauh ini perseroan belum bisa menyebutkan, kisaran harga pelaksanaan rights issue maupun jumlah saham yang ditawarkan. “Harga per saham belum bisa disampaikan, begitu juga jumlah saham belum bisa kami sampaikan,” ujar Calvin di sela-sela agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), Kamis (19/10/2023).

Baca Juga : Raih Dana Rp 132 Miliar, Right Issue TRIN Oversubscribed 

Sementara itu, Direktur PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk, Pandu Andakara menambahkan, saham yang akan ditawarkan dalam pelaksanaan rights issue sebanyak-banyaknya, sekitar 20-30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. “Dana hasil rights issue (setelah dikurangi biaya-biaya emisi) akan digunakan untuk mendukung penguatan struktur permodalan AIMS, seiring adanya rencana perubahan bidang usaha,” timpalnya.

Kinerja AIMS

Untuk diketahui, pada Semester I-2023, jumlah pendapatan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk tercatat Rp9,76 miliar, atau menurun 52,3 persen, dibanding Semester I-2022, dengan torehan Rp20,46 miliar. Namun, selama enam bulan pertama tahun ini perseroan masih bisa membukukan bottom line positif, yakni Rp145,31 juta atau lebih rendah, dibanding periode yang sama di 2022, sebesar Rp2,49 miliar.

Sedangkan pada neraca PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk per 30 Juni 2023, total liabilitas berhasil ditekan hingga 75,24 persen, menjadi Rp3,4 miliar dari Rp13,73 miliar pada 31 Desember 2022. Dipihak lain, jumlah ekuitas hingga akhir Semester I-2023, yakni sebesar Rp15,73 miliar, atau lebih tinggi dibanding per akhir Desember 2022, senilai Rp15,58 miliar.

Hasil dari RUPS-LB yang telah dilaksanakan hari ini, Pandu menyampaikan para pemegang saham telah menyetujui seluruh atau dua mata acara rapat, yakni perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, serta pemutakhiran data susunan pemegang saham AIMS.

Baca Juga : Pemegang Saham Restui Right Issue Bank BTN Sebanyak 4,6 Miliar Saham

Pada kesempatan yang sama, Corporate Secretary AIMS, Anton Hidayat mengungkapkan, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris akan menjadi bagian penting perjalanan AIMS ke depan, sejalan dengan upaya perseroan dalam mendorong dan mencatatkan kinerja terbaik, yang diharapkan makin meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sebelum ada keputusan RUPS-LB AIMS hari ini, Komisaris Utama dijabat oleh Paido Sahala Marulitua, sedangkan Megah Supratiwi menduduki posisi Komisaris. Sementara itu, Direktur Utama dijabat Ramono Sukadis dan M Aditya Hutama Putra sebagai Direktur.

Berikut susunan pengurus PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk hasil dari RUPS-LB :

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Mohammad Rafil Perdana
Komisaris Independen: Ahmad Ali Fahmi
Komisaris: Endru Adhikara

Direksi
Direktur Utama: Calvin Lutvi
Direktur: Pandu Andakara
Direktur: M Adil Triansyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *