- Bahwa sebagai suatu Perseroan Terbatas, Klien memiliki Aset berupa bidang-bidang tanah yaitu sebagaimana dimaksud dalam SHGB No : 3/Citayam, SHGB No : 1798/Ragajaya, SHGB No : 1799/Ragajaya, SHGB No : 1800/Ragajaya, SHGB No : 1801/Ragajaya, SHGB No : 1802/Ragajaya, dan SHGB No : 257 Cipayung Jaya, seluruhnya atas nama PT. TJITAJAM dengan Pengesahan Akta Pendirian tertanggal 12 Agustus 1996;
- Bahwa keabsahan Klien selaku PT. TJITAJAM serta pemilik atas aset-asetnya tersebut di atas telah dikuatkan oleh Putusan-putusan Pengadilan yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde) yakni sebagai berikut :
- Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur No : 108/Pdt.G/1999/PN.Jkt.Tim tertanggal 27 April 2000 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde) (terlampir);
- Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung Nomor : 106/G/2017/PTUN.BDG tertanggal 2 Januari 2018 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta Nomor No : 65/B/2018/PT.TUN.JKT Jo Putusan Mahkamah Agung RI No : 461 K/TUN/2018 Tertanggal 8 Oktober 2018 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No : 109 PK/TUN/2019 tertanggal 22 Oktober 2019 Jo Penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung No : 106/PEN.EKS/2017/PTUN.BDG tertanggal 17 Juni 2019 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewidsje);
- Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat No : 464/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Brt tertanggal 18 Januari 2018 Jo Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No : 346/Pdt/2020/PT.DKI tertanggal 16 Juli 2020 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde) (terlampir);
- Putusan Pengadilan Negeri Cibinong No : 79/Pdt.G/2017/PN.Cbi No : 79/Pdt.Int/2017/PN.Cbi tertanggal 7 September 2018 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor : 146/Pdt/2019/PT.Bdg tertanggal 16 Mei 2019 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No : 2682 K/PDT/2019 tertanggal 4 Oktober 2019 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde) (terlampir) dan telah diikuti dengan Penetapan Eksekusi No : 33/Pen.Pdt/Eks.Peng/2019/PN.Cbi Jo 79/Pdt.G/2017/PN.Cbi – Nomor : 79/Pdt.Int/2017/PN.Cbi Jo No. 146/PDT/2019/PT.Bdg Jo No. 2682 K/PDT/2018 tertanggal 24 Januari 2020;
- Putusan Pengadilan Negeri Cibinong No : 210/Pdt.Bth/2018/PN.Cbi tertanggal 13 Agustus 2019 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No : 540/PDT/2019/PT.BDG tertanggal 19 Desember 2019 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 2665 K/Pdt/2020 tertanggal 19 Oktober 2020 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde);
- Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta No : 142/G/2019/PTUN.JKT Tertanggal 19 Desember 2019 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta No : 101/B/2020/PT.TUN.JKT Tertanggal 4 Juni 2020 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No : 548 K/TUN/2020 tertanggal 14 Desember 2020 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde);
- Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No : 15/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel tertanggal 23 Maret 2021 (terlampir).
- Bahwa 3000 Unit Rumah yang dibangun oleh PT. GCC selaku Kontraktor telah terbukti dilakukan secara Melawan Hukum karena tidak memiliki izin-izin seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Prinsip, Izin Lokasi, dan izin-izin lainnya dan didirikan di atas tanah milik pihak lain yakni PT. TJITAJAM yang diwakili oleh Rotendi (Klien) selaku Direktur, sesuai Putusan Pengadilan Negeri Cibinong No : 79/Pdt.G/2017/PN.Cbi No : 79/Pdt.Int/2017/PN.Cbi tertanggal 7 September 2018 Jo Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor : 146/Pdt/2019/PT.Bdg tertanggal 16 Mei 2019 Jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No : 2682 K/PDT/2019 tertanggal 4 Oktober 2019 yang telah Berkekuatan Hukum Tetap (inkracht van gewijsde);
- Bahwa fakta tersebut telah dimuat dan diberitakan oleh beberapa Media, diantaranya sebagai berikut :
















