Property & Bank

Pemilu Satu Putaran Lebih Menguntungkan Bagi Properti

REI, pemilu satu putaran
Ketua Umum DPP REI Joko Suranto

Propertynbank.com – Sejumlah pihak memprediksi pemilihan umum atau Pemilu satu putaran akan segera terwujud. Pasalnya, pesta demokrasi Indonesia 2024 yang baru saja berlalu telah menimbulkan gelombang efek yang meluas ke berbagai sektor di negeri ini. Dari ekonomi hingga politik, setiap langkah dalam proses pemilihan ini telah menjadi pusat perhatian yang memengaruhi dinamika negara secara keseluruhan.

Kehadiran calon-calon yang mewakili beragam ideologi dan visi memperkaya diskusi publik, sementara platform kampanye mereka memperkuat persaingan politik yang semakin sengit. Dampaknya terasa di sektor ekonomi, di mana pelaku bisnis mengamati dengan cermat untuk menyesuaikan strategi mereka dengan perubahan politik yang mungkin terjadi. Begitu pula dalam sektor properti, di mana investor dan pengembang merasa tertantang untuk membaca arah pasar pasca-pemilu.

Namun, selain tantangan, pesta demokrasi ini juga membawa harapan akan perubahan positif dan kemajuan bagi negara. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan bahwa pemilihan ini akan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, menggugah seluruh sektor untuk bersama-sama menciptakan kemajuan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Pemilu 2024 Tinggal Menghitung Hari, Apa Dampaknya Bagi Industri Properti?

Di sisi lain pemilu satu putaran dianggap menguntungkan sektor properti. Menurut Ketua DPP Real Estate Indonesia (REI) Joko Suranto, hal ini karena memberikan kepastian bisnis yang lebih besar.

“Dalam situasi saat ini, kami bersyukur karena pelaksanaan Pemilu telah berjalan dengan baik, dan hasilnya telah kami ketahui bersama. Jika berdasarkan hasil hitung cepat, terlihat bahwa pemilu satu putaran akan terjadi,” kata Joko, mengutip dari suara.com, Jumat (16/2/2024).

Pemilu Satu Putaran Lebih Hemat

Di samping itu, pelaksanaan pemilu satu putaran juga mengarah pada penghematan biaya dan memberikan keyakinan serta kepastian, sehingga aktivitas bisnis dapat berjalan dengan lancar. Lebih lanjut, hal ini mendorong pemerintah untuk lebih fokus pada hal-hal yang diperlukan.

“Kemudian juga konsentrasi perhatian pemerintah sudah bisa fokus lagi untuk menjalankan apa yang seharusnya,” kata Joko.

Pada tanggal 14 Februari 2024, Indonesia menyelenggarakan pemilihan umum serentak yang meliputi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Baca Juga : Pemilu Lancar, Broker Properti Optimis Bisnis Agen Properti Tumbuh 50 Persen

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md sebagai nomor urut 3.

Hasil hitung cepat (quick count) dari berbagai lembaga survei, seperti Charta Politika Indonesia dan Lembaga Survei KedaiKOPI pada Kamis (15/2), memperlihatkan jika pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memperoleh hasil yang unggul.

Sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, proses rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024. Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang baru dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. (Nabilla Chika Putri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *